3 Teknik Finishing Kayu Jati agar Warna Natural tetap Indah dan Awet

  • By Biovarnish - 27 Maret 2025 - 06:54:38

 

Kayu jati (Tectona grandis L.f.) dikenal sebagai salah satu jenis kayu keras terbaik di dunia. Kayu ini tahan cuaca, awet, serta memiliki warna dan tekstur yang indah secara alami.

Karena keindahan alaminya, teknik finishing kayu jati memiliki beragam pilihan. Mulai dari mempertahankan warna asli jati hingga memberikan sentuhan warna menggunakan cat kayu transparan.

Meski tampilannya sudah menarik tanpa pelapis tambahan, finishing tetap diperlukan untuk melindungi permukaan kayu dari goresan, kelembapan, dan perubahan warna.

Bagi Anda yang memiliki furniture kayu jati dan ingin memperindah tampilannya sekaligus meningkatkan daya tahannya, berikut tiga cara finishing yang bisa diterapkan.

3 Cara Finishing Kayu Jati agar Warna Natural


Salah satu alasan memilih finishing natural pada kayu jati adalah keindahan serat dan teksturnya yang khas.

Serat jati umumnya lurus, terkadang bergelombang, dengan gradasi warna cokelat keemasan yang semakin matang seiring usia. Untuk menjaga karakter alaminya, berikut tiga teknik finishing yang dapat digunakan:

1. Finishing Menggunakan Natural Oil


Cara finishing paling sederhana adalah menggunakan natural oil. Teknik ini menonjolkan warna dan serat asli kayu jati tanpa membentuk lapisan film di permukaan.

Berbeda dengan cat kayu, natural oil meresap ke dalam serat sehingga tekstur asli kayu tetap terasa saat disentuh. Tampilan yang dihasilkan terlihat lebih natural dan asli.

Aplikasinya cukup mudah. Oleskan minyak menggunakan kain bersih, ratakan ke seluruh permukaan kayu, lalu diamkan hingga meresap sempurna.

Karena berbahan dasar minyak alami, bahan ini aman dan ramah lingkungan. Namun, perlindungan yang dihasilkan tergolong ringan sehingga harus diaplikasikan ulang secara berkala.

2. Finishing dengan Sanding Sealer dan Clear Coat


Jika menginginkan perlindungan lebih optimal tanpa mengubah warna dasar kayu, kombinasi sanding sealer dan clear coat dapat menjadi pilihan.

Sanding sealer berfungsi menutup pori-pori kayu, meratakan permukaan, serta membantu lapisan berikutnya menempel lebih baik. Hasil akhir menjadi lebih halus dan tahan lama.

Setelah itu, aplikasikan clear coat untuk melindungi kayu dari paparan sinar matahari, goresan, dan kelembapan.

Apabila tidak ingin menggunakan sanding sealer, Anda dapat langsung mengaplikasikan clear coat setelah proses pengamplasan selesai.
Baca juga : Haruskah Pakai Sanding Sealer Sebelum Pernis?

3. Finishing dengan Wood Stain atau Plitur


Finishing natural tidak selalu berarti tanpa warna. Anda tetap bisa memberikan sentuhan warna transparan menggunakan wood stain atau plitur.

Wood stain tidak menutupi serat alami kayu jati. Hasil akhirnya tetap menampilkan motif kayu, namun dengan intensitas warna sesuai kebutuhan.

Pilihan warna yang tersedia pun beragam, seperti walnut, sonokeling, salak brown, light brown, hingga yellow ox.

Wood stain cocok digunakan ketika warna kayu terlihat kurang seragam, terlalu pucat, atau saat ingin menyesuaikan furniture dengan konsep interior tertentu tanpa menghilangkan karakter seratnya.
Biovarnish Wood Stain

Produk wood stain yang direkomendasikan adalah Biovarnish. Biovarnish merupakan cat kayu water based yang cepat kering dan mudah diaplikasikan.

Produk ini telah memenuhi standar keamanan internasional REACH (Registration, Evaluation, Authorisation, and Restriction of Chemicals) di Uni Eropa serta EPA (Environmental Protection Agency) di Amerika, sehingga lebih aman digunakan.

Biovarnish tidak memerlukan thinner dan cukup dilarutkan dengan air, sehingga lebih ramah lingkungan.

Cara Aplikasi Biovarnish


Berikut tahapan aplikasinya:

  1. Amplas permukaan kayu hingga halus dan bersih dari debu.

  2. Gunakan wood filler atau dempul kayu jika terdapat kerusakan seperti retak halus atau lubang kecil. Tunggu sampai mengering kemudian amplas kembali hingga rata.

  3. Campurkan wood stain dengan air menggunakan perbandingan 2 : 1. Aplikasikan 2-3 lapisan hingga warna tercapai. Setiap lapisan diamplas ambang menggunakan amplas grit 400.

  4. Tambahkan clear coat yang telah dicampur air dengan perbandingan 1 : 1 untuk perlindungan optimal.

  5. Diamkan hingga kering sempurna.


Pastikan seluruh proses dilakukan di ruangan yang bersih, bebas debu, dan tidak lembap agar hasil finishing maksimal.

Untuk hasil finishing kayu jati yang natural, aman, dan tahan lama, gunakan Biovarnish sebagai solusi cat kayu water based yang mudah diaplikasikan dan cepat kering.

Segera dapatkan Biovarnish untuk proyek finishing Anda sekarang juga. Klik banner di bawah ini untuk pemesanan dan informasi lengkap.


Chat via WhatsApp