5 Cara Finishing Kayu Ulin agar Mewah, Awet, dan Bernilai Tinggi
- By Biovarnish - 29 Oktober 2025 - 07:05:21
Kayu ulin atau kayu besi merupakan kayu asli kalimantan, yang juga banyak ditemui di daerah Sumatra, Maluku, hingga Sulawesi. Warna eksotis dengan ketahanan yang luar biasa menjadikannya primadona di kalangan pengrajin kayu.
Tingkat kekuatan dan keawetan kayu ulin tergolong dalam kelas I. Artinya, kayu ini sangat kuat, tahan lembap, rayap, serangga, suhu, bahkan air laut. Jenis kayu andalan untuk kontruksi rumah, decking, kusen, pintu, jembatan, tiang listrik, sampai perkapalan.
Apakah Anda juga memiliki furniture atau kontruksi bangunan dari kayu ulin? Jika iya, maka pastikan memilih finishing kayu ulin yang berkualitas agar keindahan dan kekuatannya terjaga. Pasalnya, kayu ulin kini kian langka dan bernilai tinggi, sehingga sayang jika tidak dijaga dengan baik.

Harga bisa bervariasi mulai dari Rp14.500.000 hingga lebih dari Rp36.500.000 per meter kubik, tergantung kualitas dan ukuran. Nilai yang melonjak tinggi dipengaruhi oleh faktor kelangkaan. Permintaan terus meningkat sementara ketersediaan semakin terbatas. Penebangan liar, penggundulan hutan, serta kurang patuhnya akan regulasi membuat kayu ulin semakin sulit diperoleh.
Oleh sebab itu, jika Anda sudah memilikinya maka lakukan finishing kayu sebaik mungkin agar warna semakin eksotis dan awet. Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana cara finishing kayu ulin untuk mengoptimalkan pesonanya.
Finishing kayu meliputi tahap pemilihan bahan dan warna cat. Sebelum itu perhatikan dulu tampilan kayu ulin yang ada. Warna kayu ulin tergantung dari jenisnya. Ada yang coklat gelap, coklat kemerahan, kekuningan, dan coklat muda. Apabila dirasa warna kayu ulin sudah cukup indah dan tidak ingin diubah, maka cukup dengan penggunaan pernis atau clear coat saja. Namun, jika ingin memberi warna natural lain agar lebih menarik maka bisa mengaplikasi wood stain terlebih dahulu.
Bahan lain yang mendukung hasil halus sempurna adalah sanding sealer. Fungsinya untuk memotong bulu kayu yang naik sehingga tekstur makin mulus, serta dapat juga digunakan untuk mengunci warna wood stain. Tapi sanding sealer ini sifatnya optional, tidak masalah jika tidak memakainya. Apalagi jika Anda memakai Biovarnish Wood Stain yang sudah terkandung sanding sealer.
Agar hasil finishing pada kayu ulin terlihat sempurna dan tahan lama, proses aplikasinya harus dilakukan dengan urutan dan komposisi yang tepat. Setiap tahap berpengaruh langsung pada daya rekat, ketahanan warna, dan keindahan hasil.
Sebelum mulai, pastikan semua alat tersedia. Jenis alat tergantung metode yang dipilih. Jika menggunakan metode semprot, siapkan spray gun. Untuk metode kuas, gunakan kuas berbulu halus dan spons. Siapkan wadah pencampur cat dengan air (jika memakai cat water based), wood stain untuk pewarnaan, clear coat untuk pelindung, amplas grit 180-240 dan 400, kain bersih untuk menghapus debu amplas, serta pengaduk untuk mencampur cat hingga homogen.
Amplas seluruh permukaan kayu ulin menggunakan kertas amplas grit 180-240 hingga rata dan halus. Setelah selesai, bersihkan debu amplas menggunakan kain kering dan bersih agar permukaan benar-benar siap menerima lapisan cat.
Campurkan Biovarnish Wood Stain dengan air menggunakan perbandingan 2:1 (dua bagian wood stain, satu bagian air). Aduk hingga rata agar partikel warna tidak mengendap. Untuk hasil presisi, bisa menggunakan viskometer agar kekentalan sesuai kebutuhan.
Semakin kental campurannya, warna akan lebih cepat menutup namun berisiko menimbulkan bekas kuas, sulit kering, dan bisa menyumbat nozzle saat disemprot. Jika terlalu encer juga tidak baik, karena warna terlalu transparan. Gunakan komposisi yang pas agar warna lebih mudah dikontrol.
Aplikasikan Biovarnish Wood Stain dengan kuas atau spray gun. Jika memakai kuas, lakukan searah serat kayu dengan gerakan konsisten agar hasil merata. Bila memakai spray gun, atur jarak sekitar 15-20 cm dari permukaan kayu.
Setelah selesai tunggu sampai kering, lalu amplas ambang dengan grit 400. Namun, ingat amplas ambang jangan ditekan, lakukan sehalus atau setipis mungkin. Karena banyak yang salah paham mengamplas sampai mengikis finishing akibatnya warna memudar. Lakukan dengan hati-hati.
Lalu aplikasikan lagi wood stain hingga diperoleh warna yang diinginkan (biasanya dua sampai tiga lapis).
Campurkan Biovarnish Clear Coat dengan air dengan perbandingan 1:1. Perbandingan ini penting agar hasil tidak lengket atau blocking. Aplikasikan dua kali pelapisan tipis untuk hasil optimal. Terdapat dua opsi tampilan yaitu matte dan gloss, pilih sesuai kebutuhan dan selera. Setelah semua lapisan selesai, biarkan mengering alami di tempat teduh dan berventilasi baik.
Biovarnish memberikan hasil maksimal pada kayu bernilai tinggi seperti ulin. Berikut berbagai keunggulannya yang menjadikan Biovarnish pilihan terbaik untuk finishing kayu ulin.
Biovarnish telah tersertifikasi oleh ECHA (European Chemicals Agency) dan US EPA (United States Environmental Protection Agency). Kedua lembaga ini memastikan setiap komponen cat memenuhi standar keamanan dan ramah lingkungan, rendah VOC dan tidak mengandung bahan beracun. Artinya, Biovarnish bukan hanya aman untuk kayu, tapi juga untuk pengguna dan lingkungan.
Ciri khas kayu ulin adalah serat padat dengan pola elegan. Banyak bahan finishing yang justru menutupi keindahan alami itu. Biovarnish menghadirkan hasil transparan dan tajam, sehingga pola serat tetap tampak indah. Untuk Anda yang tidak ingin memberi warna, maka bisa memakai Biovarnish Clear Coat saja untuk memberi efek kilap glossy atau matte, sekaligus sebagai pelindung.
Lapisan pelindung Biovarnish memiliki daya tahan tinggi terhadap panas, hujan, dan kelembapan. Sifat weather resistant dan water repellent menjaga permukaan kayu agar tidak menyerap air, tidak mudah berjamur, serta mencegah perubahan warna akibat paparan matahari terus-menerus.
Meski ulin tergolong kayu keras, Biovarnish tetap mudah diaplikasikan baik dengan kuas maupun spray gun. Formula cepat keringnya mempercepat proses kerja tanpa mengorbankan hasil akhir. Waktu pengeringan antar lapisan hanya sekitar satu jam, sehingga efisien untuk pengerjaan dalam jumlah besar.
Termasuk jenis water based, Biovarnish tidak mengandung VOC tinggi. Tidak berbau tajam, tidak menyebabkan iritasi, aman, dan nyaman digunakan. Bagi pengrajin atau pemilik rumah yang peduli kesehatan dan lingkungan, ini menjadi nilai yang penting.
Finishing menggunakan Biovarnish bukan hanya memperindah tampilan, tapi juga menjaga nilai investasi material. Warna alami bertahan lebih lama, permukaan terlindung dari jamur dan noda air, dan kayu tetap tampak selalu indah meski telah lama digunakan.
Dapatkan tampilan kayu ulin yang indah dengan perlindungan maksimal dari Biovarnish.
Untuk pemesanan dan detail produk lengkap, klik banner di bawah ini sekarang.

Tingkat kekuatan dan keawetan kayu ulin tergolong dalam kelas I. Artinya, kayu ini sangat kuat, tahan lembap, rayap, serangga, suhu, bahkan air laut. Jenis kayu andalan untuk kontruksi rumah, decking, kusen, pintu, jembatan, tiang listrik, sampai perkapalan.
Apakah Anda juga memiliki furniture atau kontruksi bangunan dari kayu ulin? Jika iya, maka pastikan memilih finishing kayu ulin yang berkualitas agar keindahan dan kekuatannya terjaga. Pasalnya, kayu ulin kini kian langka dan bernilai tinggi, sehingga sayang jika tidak dijaga dengan baik.
Nilai Ekonomis dan Kelangkaan Kayu Ulin

Harga bisa bervariasi mulai dari Rp14.500.000 hingga lebih dari Rp36.500.000 per meter kubik, tergantung kualitas dan ukuran. Nilai yang melonjak tinggi dipengaruhi oleh faktor kelangkaan. Permintaan terus meningkat sementara ketersediaan semakin terbatas. Penebangan liar, penggundulan hutan, serta kurang patuhnya akan regulasi membuat kayu ulin semakin sulit diperoleh.
Oleh sebab itu, jika Anda sudah memilikinya maka lakukan finishing kayu sebaik mungkin agar warna semakin eksotis dan awet. Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana cara finishing kayu ulin untuk mengoptimalkan pesonanya.
Pemilihan Bahan Finishing Kayu Ulin
Finishing kayu meliputi tahap pemilihan bahan dan warna cat. Sebelum itu perhatikan dulu tampilan kayu ulin yang ada. Warna kayu ulin tergantung dari jenisnya. Ada yang coklat gelap, coklat kemerahan, kekuningan, dan coklat muda. Apabila dirasa warna kayu ulin sudah cukup indah dan tidak ingin diubah, maka cukup dengan penggunaan pernis atau clear coat saja. Namun, jika ingin memberi warna natural lain agar lebih menarik maka bisa mengaplikasi wood stain terlebih dahulu.
- Biovarnish Wood Stain menawarkan 20 pilihan warna natural yang indah. Sebagian pilihan warna tersebut sangat cocok untuk kayu ulin menjadikannya makin eksotis. Fungsi dari wood stain ini adalah untuk memberi warna, sementara untuk lapisan pelindung tetap memerlukan clear coat.
- Biovarnish Clear Coat terdiri dari tampilan matte dan gloss. Keduanya sama indah tergantung selera dan kebutuhan finishing.
Bahan lain yang mendukung hasil halus sempurna adalah sanding sealer. Fungsinya untuk memotong bulu kayu yang naik sehingga tekstur makin mulus, serta dapat juga digunakan untuk mengunci warna wood stain. Tapi sanding sealer ini sifatnya optional, tidak masalah jika tidak memakainya. Apalagi jika Anda memakai Biovarnish Wood Stain yang sudah terkandung sanding sealer.
Cara Finishing Kayu Ulin
Agar hasil finishing pada kayu ulin terlihat sempurna dan tahan lama, proses aplikasinya harus dilakukan dengan urutan dan komposisi yang tepat. Setiap tahap berpengaruh langsung pada daya rekat, ketahanan warna, dan keindahan hasil.
1. Siapkan Alat dan Bahan
Sebelum mulai, pastikan semua alat tersedia. Jenis alat tergantung metode yang dipilih. Jika menggunakan metode semprot, siapkan spray gun. Untuk metode kuas, gunakan kuas berbulu halus dan spons. Siapkan wadah pencampur cat dengan air (jika memakai cat water based), wood stain untuk pewarnaan, clear coat untuk pelindung, amplas grit 180-240 dan 400, kain bersih untuk menghapus debu amplas, serta pengaduk untuk mencampur cat hingga homogen.
2. Amplas Kayu Ulin hingga Halus
Amplas seluruh permukaan kayu ulin menggunakan kertas amplas grit 180-240 hingga rata dan halus. Setelah selesai, bersihkan debu amplas menggunakan kain kering dan bersih agar permukaan benar-benar siap menerima lapisan cat.
3. Larutkan Wood Stain dengan Air
Campurkan Biovarnish Wood Stain dengan air menggunakan perbandingan 2:1 (dua bagian wood stain, satu bagian air). Aduk hingga rata agar partikel warna tidak mengendap. Untuk hasil presisi, bisa menggunakan viskometer agar kekentalan sesuai kebutuhan.
Semakin kental campurannya, warna akan lebih cepat menutup namun berisiko menimbulkan bekas kuas, sulit kering, dan bisa menyumbat nozzle saat disemprot. Jika terlalu encer juga tidak baik, karena warna terlalu transparan. Gunakan komposisi yang pas agar warna lebih mudah dikontrol.
4. Aplikasikan Wood Stain
Aplikasikan Biovarnish Wood Stain dengan kuas atau spray gun. Jika memakai kuas, lakukan searah serat kayu dengan gerakan konsisten agar hasil merata. Bila memakai spray gun, atur jarak sekitar 15-20 cm dari permukaan kayu.
Setelah selesai tunggu sampai kering, lalu amplas ambang dengan grit 400. Namun, ingat amplas ambang jangan ditekan, lakukan sehalus atau setipis mungkin. Karena banyak yang salah paham mengamplas sampai mengikis finishing akibatnya warna memudar. Lakukan dengan hati-hati.
Lalu aplikasikan lagi wood stain hingga diperoleh warna yang diinginkan (biasanya dua sampai tiga lapis).
5. Lapisi dengan Pelindung Clear Coat
Campurkan Biovarnish Clear Coat dengan air dengan perbandingan 1:1. Perbandingan ini penting agar hasil tidak lengket atau blocking. Aplikasikan dua kali pelapisan tipis untuk hasil optimal. Terdapat dua opsi tampilan yaitu matte dan gloss, pilih sesuai kebutuhan dan selera. Setelah semua lapisan selesai, biarkan mengering alami di tempat teduh dan berventilasi baik.
Baca juga : Plitur Kayu Antiblocking, Solusi Finishing Bebas Lengket
Keunggulan Biovarnish untuk Kayu Ulin
Biovarnish memberikan hasil maksimal pada kayu bernilai tinggi seperti ulin. Berikut berbagai keunggulannya yang menjadikan Biovarnish pilihan terbaik untuk finishing kayu ulin.
1. Bersertifikat Internasional
Biovarnish telah tersertifikasi oleh ECHA (European Chemicals Agency) dan US EPA (United States Environmental Protection Agency). Kedua lembaga ini memastikan setiap komponen cat memenuhi standar keamanan dan ramah lingkungan, rendah VOC dan tidak mengandung bahan beracun. Artinya, Biovarnish bukan hanya aman untuk kayu, tapi juga untuk pengguna dan lingkungan.
2. Warna Natural yang Tidak Menutupi Serat
Ciri khas kayu ulin adalah serat padat dengan pola elegan. Banyak bahan finishing yang justru menutupi keindahan alami itu. Biovarnish menghadirkan hasil transparan dan tajam, sehingga pola serat tetap tampak indah. Untuk Anda yang tidak ingin memberi warna, maka bisa memakai Biovarnish Clear Coat saja untuk memberi efek kilap glossy atau matte, sekaligus sebagai pelindung.
3. Tahan Cuaca dan Air (Weather Resistant & Water Repellent)
Lapisan pelindung Biovarnish memiliki daya tahan tinggi terhadap panas, hujan, dan kelembapan. Sifat weather resistant dan water repellent menjaga permukaan kayu agar tidak menyerap air, tidak mudah berjamur, serta mencegah perubahan warna akibat paparan matahari terus-menerus.
4. Proses Aplikasi Mudah dan Cepat Kering
Meski ulin tergolong kayu keras, Biovarnish tetap mudah diaplikasikan baik dengan kuas maupun spray gun. Formula cepat keringnya mempercepat proses kerja tanpa mengorbankan hasil akhir. Waktu pengeringan antar lapisan hanya sekitar satu jam, sehingga efisien untuk pengerjaan dalam jumlah besar.
5. Ramah Lingkungan dan Aman untuk Pengguna
Termasuk jenis water based, Biovarnish tidak mengandung VOC tinggi. Tidak berbau tajam, tidak menyebabkan iritasi, aman, dan nyaman digunakan. Bagi pengrajin atau pemilik rumah yang peduli kesehatan dan lingkungan, ini menjadi nilai yang penting.
6. Memberi Nilai Tambah pada Kayu Langka
Finishing menggunakan Biovarnish bukan hanya memperindah tampilan, tapi juga menjaga nilai investasi material. Warna alami bertahan lebih lama, permukaan terlindung dari jamur dan noda air, dan kayu tetap tampak selalu indah meski telah lama digunakan.
Dapatkan tampilan kayu ulin yang indah dengan perlindungan maksimal dari Biovarnish.
Untuk pemesanan dan detail produk lengkap, klik banner di bawah ini sekarang.




