Cara Finishing Efek Antik dengan Cat Kayu
- By Biovarnish - 21 Oktober 2025 - 02:05:40
Efek antik pada permukaan kayu punya daya tarik tersendiri. Tampilan yang seolah berumur puluhan tahun membuat furnitur tampak berkarakter dan penuh cerita. Gaya ini sering diterapkan pada berbagai perabot rumah seperti meja, kursi, atau bingkai cermin. Untuk mendapatkan efek antik dengan cat kayu ternyata mudah diterapkan. Mari simak panduannya di bawah ini.

Warna putih yang mengisi kedalaman dan menyatu dengan serat alami kayu, menciptakan kesan antik yang elegan tanpa menghilangkan karakter kayu itu sendiri. Untuk mendapatkan hasil sempurna, setiap tahap aplikasinya perlu dilakukan dengan cermat.
Pilih media dengan pola serat yang jelas dan menarik seperti jati belanda atau mindi. Serat alami yang kuat akan menonjolkan karakter white wash secara lebih artistik setelah proses pengaplikasian selesai.
Agar hasilnya lebih hidup, buat efek rustic dengan menyikat permukaan kayu menggunakan sikat kawat. Langkah ini membantu mengangkat bagian serat lunak kayu, sehingga saat diaplikasikan warna putih, warna tersebut akan mengisi guratan hasil rustic.
Setelah terbentuk tekstur, amplas permukaan kayu secara merata. Proses pengamplasan bertujuan untuk meratakan area kasar tanpa menghilangkan efek rustic yang telah dibuat. Pastikan permukaan bebas dari debu sebelum beralih ke tahap pewarnaan.
Lapisan dasar berfungsi memberi kedalaman warna pada hasil akhir. Gunakan warna seperti walnut untuk menciptakan kontras lembut antara warna kayu dan lapisan putih nantinya. Aplikasikan secara merata dan biarkan hingga kering sepenuhnya.
Setelah warna dasar kering, aplikasikan Biovarnish Clear Coat Matte. Lapisan ini membantu mengunci warna dasar sekaligus agar tidak tercampur dengan lapisan glaze di tahap berikutnya.
Langkah inti ada di tahap ini. Sapukan Biovarnish Glaze White ke seluruh permukaan kayu menggunakan kuas. Tunggu hingga setengah kering, lalu gosok dengan steel wool. Proses ini akan menyisakan lapisan glaze white yang mengisi guratan serat efek rustic.
Sebagai pelindung terakhir, aplikasikan kembali Biovarnish Clear Coat Matte. Lapisan ini menjaga hasil white wash tetap awet, tahan goresan, dan tidak mudah kusam. Hasil akhirnya adalah permukaan kayu dengan nuansa putih antik yang lembut, tampak natural, dan memiliki kedalaman warna yang menawan.
Proses pembuatan efek black wash sebenarnya sama seperti white wash, hanya berbeda pada warna yang digunakan. Jika white wash memakai Biovarnish Glaze White, maka untuk hasil yang lebih gelap dan tegas digunakan Biovarnish Glaze Black.
Untuk tampilan antik dengan warna solid, gunakan teknik distress. Caranya bisa dilakukan menggunakan Chalk Paint yaitu cat kapur warna solid opaque yang mudah diamplas agar tampak antik.
Pilih warna yang estetik sesuai selera, misalnya putih atau pastel. Setelah lapisan finishing kering, lalu amplas area tepi atau bagian sering tersentuh. Efeknya seolah furniture sudah usang atau lama dipakai sejak dahulu, namun tetap terlihat estetik.
Membuat efek antik dengan cat kayu bukan sekadar meniru usia, tapi menghidupkan karakter. Dengan teknik white wash atau black wash dari Biovarnish Glaze, maupun distress dari Chalk Paint, Anda dapat menciptakan nuansa antik yang sesuai dengan gaya dan kepribadian ruangan. Setiap sapuan cat menghadirkan keindahan klasik yang tetap relevan di masa kini.
Untuk pemesanan Biovarnish Glaze, wood stain walnut, clear coat, dan chalk paint, silahkan klik banner di bawah ini.

1. Efek Antik White Wash Menggunakan Biovarnish Glaze White

Warna putih yang mengisi kedalaman dan menyatu dengan serat alami kayu, menciptakan kesan antik yang elegan tanpa menghilangkan karakter kayu itu sendiri. Untuk mendapatkan hasil sempurna, setiap tahap aplikasinya perlu dilakukan dengan cermat.
Memilih Media Kayu dengan Serat Indah
Pilih media dengan pola serat yang jelas dan menarik seperti jati belanda atau mindi. Serat alami yang kuat akan menonjolkan karakter white wash secara lebih artistik setelah proses pengaplikasian selesai.
Membuat Tekstur Rustic dengan Sikat Kawat
Agar hasilnya lebih hidup, buat efek rustic dengan menyikat permukaan kayu menggunakan sikat kawat. Langkah ini membantu mengangkat bagian serat lunak kayu, sehingga saat diaplikasikan warna putih, warna tersebut akan mengisi guratan hasil rustic.
Mengamplas Permukaan untuk Hasil Halus
Setelah terbentuk tekstur, amplas permukaan kayu secara merata. Proses pengamplasan bertujuan untuk meratakan area kasar tanpa menghilangkan efek rustic yang telah dibuat. Pastikan permukaan bebas dari debu sebelum beralih ke tahap pewarnaan.
Memberi Warna Dasar untuk Menonjolkan Kontras
Lapisan dasar berfungsi memberi kedalaman warna pada hasil akhir. Gunakan warna seperti walnut untuk menciptakan kontras lembut antara warna kayu dan lapisan putih nantinya. Aplikasikan secara merata dan biarkan hingga kering sepenuhnya.
Melapisi dengan Clear Coat Matte
Setelah warna dasar kering, aplikasikan Biovarnish Clear Coat Matte. Lapisan ini membantu mengunci warna dasar sekaligus agar tidak tercampur dengan lapisan glaze di tahap berikutnya.
Mengaplikasikan Biovarnish Glaze White
Langkah inti ada di tahap ini. Sapukan Biovarnish Glaze White ke seluruh permukaan kayu menggunakan kuas. Tunggu hingga setengah kering, lalu gosok dengan steel wool. Proses ini akan menyisakan lapisan glaze white yang mengisi guratan serat efek rustic.
Finishing dengan Lapisan Clear Coat Matte
Sebagai pelindung terakhir, aplikasikan kembali Biovarnish Clear Coat Matte. Lapisan ini menjaga hasil white wash tetap awet, tahan goresan, dan tidak mudah kusam. Hasil akhirnya adalah permukaan kayu dengan nuansa putih antik yang lembut, tampak natural, dan memiliki kedalaman warna yang menawan.
2. Efek Black Wash Menggunakan Biovarnish Glaze Black
Proses pembuatan efek black wash sebenarnya sama seperti white wash, hanya berbeda pada warna yang digunakan. Jika white wash memakai Biovarnish Glaze White, maka untuk hasil yang lebih gelap dan tegas digunakan Biovarnish Glaze Black.
Baca juga : Lemari Antik Jadi Idaman Setiap Orang Hanya Dengan Cat Glaze Ini!
3. Efek Antik Warna Solid dengan Finishing Distress
Untuk tampilan antik dengan warna solid, gunakan teknik distress. Caranya bisa dilakukan menggunakan Chalk Paint yaitu cat kapur warna solid opaque yang mudah diamplas agar tampak antik.
Pilih warna yang estetik sesuai selera, misalnya putih atau pastel. Setelah lapisan finishing kering, lalu amplas area tepi atau bagian sering tersentuh. Efeknya seolah furniture sudah usang atau lama dipakai sejak dahulu, namun tetap terlihat estetik.
Teknik Menciptakan Efek Antik pada Kayu
Membuat efek antik dengan cat kayu bukan sekadar meniru usia, tapi menghidupkan karakter. Dengan teknik white wash atau black wash dari Biovarnish Glaze, maupun distress dari Chalk Paint, Anda dapat menciptakan nuansa antik yang sesuai dengan gaya dan kepribadian ruangan. Setiap sapuan cat menghadirkan keindahan klasik yang tetap relevan di masa kini.
Untuk pemesanan Biovarnish Glaze, wood stain walnut, clear coat, dan chalk paint, silahkan klik banner di bawah ini.




