Cara Finishing Lapisan Cat Kayu Untuk Lemari Ruang Tamu Minimalis

  • By Biovarnish - 20 Juli 2020 - 05:04:25

 

Lapisan cat kayu untuk lemari ruang tamu minimalis dapat mempertajam tampilan natural jika dilakukan dengan cara yang tepat dan benar.

Ruang tamu merupakan salah satu ruangan yang menjadi tempat pertama kali orang menilai suatu hunian. Pasalnya, ruangan tersebut menjadi tempat pertama ketika dilihat sesaat tamu berkunjung. Tentu saja, agar ruangan tamu terlihat menarik maka ditata furniture dan hiasan dinding dengan rapi dan indah. Begitu pula pada hunian rumah minimalis yang notabene memiliki ruangan lebih sempit. Dengan ruangan yang minimalis maka dibutuhkan tata letak furniture yang tepat agar lebih rapi, luas dan lega.

Untuk ruangan tamu yang minimalis maka dibutuhkan pula furniture minimalis seperti lemari. Desain lemari minimalis lebih sederhana dengan kaki yang ramping dan pastinya ukuran lemari tersebut tidak terlalu lebar dan besar sehingga ruangan akan terasa lega meskipun sudah ditata lemari. Untuk menciptakan tampilan lemari minimalis terlihat indah maka dibutuhkan lapisan cat kayu. Tampilan furniture minimalis dibedakan menjadi dua macam yakni warna solid dan warna natural kayu. Nah, selama ini warna yang paling banyak dan sering digunakan adalah warna natural kayu.

Warna natural kayu merupakan warna yang menonjolkan kesan warna kayu namun tetap memperlihatkan serat dari kayu itu sendiri. Warna ini tidak hanya diperuntukkan finishing pada material kayu saja melainkan juga dapat digunakan untuk material serat alam lainnya seperti bambu, rotan, daun pandan dll. Cat kayu yang sering digunakan untuk finishing material serat alam adalah plitur. Cat kayu plitur ini sudah umum digunakan bagi semua kalangan sehingga keberadaannya pun sangat mudah untuk dijumpai. Selain itu, plitur juga dikenal sebagai cat kayu yang mudah diaplikasikan dan memberikan hasil yang bagus.

Jika dahulu plitur yang digunakan merupakan plitur dengan tekstur kepingan serlak, berbeda dengan saat ini yang justru lebih sederhana yakni liquid atau cair. Meskipun teksturnya yang liquid tetap dibutuhkan pelarut cat yang bertujuan tidak hanya sekedar melarutkan cat melainkan juga menurunkan intensitas warna. Nah, plitur berdasarkan pelarut dibedakan menjadi dua macam yakni plitur dengan pelarut organik (thinner, spiritus, methanol dll) dan pelarut air. Pada umumnya, masyarakat lebih familiar dengan plitur berpelarut organik karena cat kayu tersebut sangat mudah dijual di pasar-pasar. Sedangkan untuk plitur berpelarut air cukup jarang diketahui karena jenis cat kayu ini masih tergolong baru di Indonesia.

Lapisan Cat Kayu Untuk Lemari Ruang Tamu Minimalis Yang Tepat


Lapisan Cat Kayu Untuk Lemari Ruang Tamu Minimalis

Plitur atau cat kayu yang menggunakan pelarut air memang cukup asing di telinga masyarakat Indonesia. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah kurangnya informasi mengetahui cat berpelarut air, harga jualnya yang mahal atau belum yakin dengan hasil dari cat berpelarut air tersebut. Dari berbagai faktor tersebut, akan lebih baik jika mengulas pentingnya penggunaan cat berpelarut air sebagai produk yang ramah lingkungan.

Cat kayu berpelarut air tergolong baru di Indonesia sehingga keberadaannya pun masih cukup langka. Namun, seiring minat pasar internasional dan masyarakat dunia akan minat cat berpelarut air banyak produsen cat lokal mulai mengembangkan cat kayu jenis ini. Bagi masyarakat awam, cat berpelarut air masih tidak familiar namun bagi aplikator profesional seperti penghobi kayu, pengrajin ataupun industri mebeling, cat kayu berpelarut air sudah umum dan bahkan harus digunakan apabila ingin mencapai pasar internasional. Pasalnya, pasar internasional saat ini sangat memperhatikan akan keamanan bahan suatu produk termasuk bahan finishing yang diaplikasikan pada furniture atau kerajinan.

Pantas saja apabila perkembangan cat kayu berpelarut saat ini lebih cepat dibandingkan dengan cat berpelarut organik. Cat berpelarut air memang tergolong cat kayu yang aman digunakan untuk finishing karena tidak mengandung bahan-bahan kimia berbahaya dan rendah VOC. Memang cat berpelarut air ini sudah sangat dikenal di luar negeri sehingga cat kayu berpelarut air pun kebanyakan berasal dari luar negeri. Namun, saat ini Anda tidak perlu khawatir ketika menginginkan produk finishing yang berbahan dasar air dan terdiri dari varian produk yang lengkap.

Biovarnish hadir dengan varian produk lengkap untuk memenuhi kebutuhan finishing natural kayu Anda. Ya, Biovarnish merupakan cat kayu yang terbuat dari water based acrylic khusus untuk tampilan natural kayu. Dengan varian produk finishing yang lengkap akan memudahkan proses finishing dengan hasil yang optimal. Nah, salah satu cat kayu yang paling populer bagi aplikator adalah sanding sealer. Cat kayu tersebut biasanya digunakan untuk tampilan transparan dan memperhalus tekstur permukaan kayu.

Finishing Natural Kayu dengan Biovarnish Sanding Sealer


Sebagian orang yang belum mengetahui tentang finishing mungkin saja masih asing ketika menggunakan sanding sealer. Alasan banyak orang mengabaikan cat kayu ini diantaranya belum mengetahui fungsi dan kegunaannya atau proses finishing akan lebih ribet. Berbeda jika Anda menggunakan Biovarnish Sanding Sealer sebab cat kayu ini cepat diaplikasikan dan cepat pula kering. Sedangkan untuk fungsinya sama yakni untuk memotong bulu-bulu halus, mengisi pori-pori kayu dan mempertajam tampilan. Dengan hasil yang optimal dan cepat dilakukan membuat Biovarnish Sanding Sealer cocok bagi Anda yang memiliki waktu sedikit di rumah.

Biovarnish merupakan cat kayu yang cepat kering dan tanpa harus dikeringkan dibawah sinar matahari. Sehingga Anda tidak perlu harus menunggu sinar matahari atau dikeringkan dibawah lampu LED dengan sinar ultraviolet tinggi. Melainkan, Biovarnish hanya cukup dikeringkan dalam suhu ruangan saja maka cat tersebut akan kering dengan cepat.



Agar lemari minimalis terlihat natural kayu yang apik, berikut teknik finishing menggunakan varian produk finishing Biovarnish:

  • Amplas terlebih dahulu seluruh permukaan kayu dengan tujuan untuk membersihkan dan meratakan permukaan kayu.

  • Jika sudah dibersihkan dari sisa debu pengamplasan, aplikasikan Biovarnish Wood Filler untuk menutup pori-pori atau menyamarkan cacat pada kayu.

  • Kemudian dilanjutkan dengan mengaplikasikan Biovarnish Liquid Stain sebagai pewarnaan pada permukaan lemari kayu. Setelah diaplikasikan dan kering sentuh, amplas ambang seluruh permukaan kayu tersebut menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 400

  • Untuk mempertajam dan memperkuat coating, aplikasikan Biovarnish Sanding Sealer. Anda bisa menggunakan kuas namun disarankan untuk mengaplikasikan dengan kuas sponge atau kuas yang sudah terlapisi kain katun untuk menghindari adanya brush mark. Setelah diaplikasikan, diamkan kurang lebih 60 menit dan apabila sudah kering sentuh maka amplas ambang permukaan kayu menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 400

  • Sebagai tahap akhir, aplikasikan Biovarnish Clear Coat. Cat tersebut bertujuan untuk mengunci warna sekaligus menciptakan tampilan akhir pada proses finishing yakni tampilan matte atau gloss. Setelah diaplikasikan dan mendapatkan tampilan yang diinginkan, diamkan kurang lebih semalaman atau hingga kering siap pakai.


Pasca finishing lemari minimalis menggunakan produk Biovarnish, Anda tidak harus mendiamkan furniture di tempat terbuka karena cat kayu tidak mengalami penguapan. Cat kayu yang tidak mengalami penguapan biasanya tidak meninggalkan bau menyengat, rendah VOC dan tidak beracun. Namun perlu diingat bahwa tidak semua jenis cat kayu yang tidak berbau itu aman untuk digunakan. Pastikan untuk memilih cat kayu yang memiliki kandungan VOC yang rendah sehingga akan lebih aman dan nyaman.