Cara Pernis Kayu Sengon supaya Awet dan Rapi
- By Biovarnish - 26 Mei 2025 - 02:16:12
Kayu sengon cukup populer untuk pembuatan mebel, veneer, hingga kerajinan karena harganya terjangkau dan pasokannya melimpah, terutama di Pulau Jawa.
Pertumbuhannya cepat, masa panen singkat, dan mudah dibudidayakan di berbagai jenis tanah. Namun di balik keunggulan tersebut, kayu sengon memiliki satu kelemahan.
Kayu sengon termasuk kelas awet rendah IV-V. Struktur seratnya lunak dengan pori-pori besar sehingga mudah menyerap kelembapan dan rentan rusak bila tidak dilindungi dengan pernis kayu. Tanpa finishing yang benar, permukaan kayu cepat kusam dan tampilan mebel terlihat kurang rapi.
Finishing tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga memperindah tampilannya. Warna alami kayu sengon cenderung putih terang. Melalui proses pernis, warna tersebut bisa dipertahankan secara natural atau diubah lebih indah sesuai kebutuhan.
Sebelum mulai proses pernis, semua alat dan bahan perlu disiapkan agar pekerjaan berjalan efisien dan hasilnya memuaskan.
Alat aplikasi pernis kayu dapat dipilih sesuai kondisi pekerjaan, apakah menggunakan kuas atau alat semprot.
Spray gun digunakan bila pengecatan dilakukan dalam jumlah unit yang banyak atau pada bidang yang luas karena lebih praktis untuk pekerjaan seperti ini.
Kuas dapat menjadi pilihan untuk pengerjaan skala kecil atau saat alat semprot tidak tersedia.
Perhatikan kualitas kuas yang dipilih. Kuas dengan harga terlalu murah sering mengalami masalah bulu rontok yang dapat tertinggal pada lapisan pernis atau kaleng cat.
Jika menggunakan pernis kayu Biovarnish yang berbasis air, kuas spons bisa menjadi alternatif yang lebih aman karena memang dirancang untuk aplikasi pernis water based dan membantu menghasilkan permukaan yang lebih rapi.
Cat dan pernis untuk kayu tersedia dalam berbagai jenis, baik dari bahan penyusunnya maupun pelarut yang digunakan. Untuk finishing kayu sengon, gunakan pernis kayu Biovarnish. Pernis ini termasuk water based, tidak menimbulkan bau menyengat, dan cara penggunaannya cukup praktis karena hanya perlu ditambahkan air.
Selain memilih produk, tentukan juga tipe finishing yang diinginkan, apakah warna solid atau natural. Untuk finishing natural, Biovarnish menyediakan berbagai pilihan warna kayu, mulai dari warna terang seperti yellow ox dan candy brown, hingga warna gelap seperti sonokeling, dark teak, dan papua rose.
Pengamplasan menjadi tahap penting sebelum proses pernis dimulai.
Berikut tahapan pernis kayu sengon menggunakan Biovarnish sesuai urutan pengerjaan.
Bersihkan permukaan kayu sengon terlebih dahulu. Setelah itu, lakukan pengamplasan menggunakan amplas grit 180-240 atau menyesuaikan tingkat kekasaran kayu. Pastikan debu hasil amplas dibersihkan sampai tidak ada residu yang tersisa di permukaan kayu.
Kayu sengon memiliki pori berukuran besar. Untuk menutup pori tersebut, gunakan wood filler terlebih dahulu.
Ambil secukupnya Biovarnish Wood Filler, lalu tambahkan sedikit air sampai tekstur pastanya sesuai. Aplikasikan menggunakan kape pada pori kayu atau bagian yang memiliki retakan. Setelah kering, lakukan pengamplasan menggunakan grit 240.
Campurkan Biovarnish Wood Stain dengan air menggunakan perbandingan 2 : 1, lalu aduk sampai tercampur sepenuhnya. Aplikasikan menggunakan kuas atau spray gun.
Aplikasi dapat diulang sebanyak 2-3 layer atau lebih sampai kedalaman warna yang diinginkan tercapai. Setiap layer dapat diamplas secara ambang dan hati-hati agar warna yang terbentuk tidak rusak. Gunakan amplas halus grit 400.
Tahap paling akhir adalah aplikasi Biovarnish Clear Coat. Bahan finishing bening ini berfungsi memberi perlindungan dan menentukan tingkat kilap permukaan kayu. Hasil akhir dapat dipilih antara matte atau glossy.
Campurkan Biovarnish Clear Coat dengan air perbandingan 1 : 1, lalu aplikasikan pada media kayu sebanyak dua layer. Antara layer pertama dan kedua, lakukan pengamplasan ambang seperti pada tahap wood stain menggunakan grit 400. Untuk layer terakhir, pengamplasan tidak diperlukan.
Jika Anda ingin menggunakan pernis kayu Biovarnish untuk finishing kayu sengon, silakan klik banner di bawah ini untuk pemesanan produk.

Pertumbuhannya cepat, masa panen singkat, dan mudah dibudidayakan di berbagai jenis tanah. Namun di balik keunggulan tersebut, kayu sengon memiliki satu kelemahan.
Kayu sengon termasuk kelas awet rendah IV-V. Struktur seratnya lunak dengan pori-pori besar sehingga mudah menyerap kelembapan dan rentan rusak bila tidak dilindungi dengan pernis kayu. Tanpa finishing yang benar, permukaan kayu cepat kusam dan tampilan mebel terlihat kurang rapi.
Finishing tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga memperindah tampilannya. Warna alami kayu sengon cenderung putih terang. Melalui proses pernis, warna tersebut bisa dipertahankan secara natural atau diubah lebih indah sesuai kebutuhan.
Persiapan Alat dan Bahan Pernis Kayu Sengon
Sebelum mulai proses pernis, semua alat dan bahan perlu disiapkan agar pekerjaan berjalan efisien dan hasilnya memuaskan.
Alat Aplikasi Pernis Kayu
Alat aplikasi pernis kayu dapat dipilih sesuai kondisi pekerjaan, apakah menggunakan kuas atau alat semprot.
Spray gun digunakan bila pengecatan dilakukan dalam jumlah unit yang banyak atau pada bidang yang luas karena lebih praktis untuk pekerjaan seperti ini.
Kuas dapat menjadi pilihan untuk pengerjaan skala kecil atau saat alat semprot tidak tersedia.
Perhatikan kualitas kuas yang dipilih. Kuas dengan harga terlalu murah sering mengalami masalah bulu rontok yang dapat tertinggal pada lapisan pernis atau kaleng cat.
Jika menggunakan pernis kayu Biovarnish yang berbasis air, kuas spons bisa menjadi alternatif yang lebih aman karena memang dirancang untuk aplikasi pernis water based dan membantu menghasilkan permukaan yang lebih rapi.
Pemilihan Produk Pernis Kayu
Cat dan pernis untuk kayu tersedia dalam berbagai jenis, baik dari bahan penyusunnya maupun pelarut yang digunakan. Untuk finishing kayu sengon, gunakan pernis kayu Biovarnish. Pernis ini termasuk water based, tidak menimbulkan bau menyengat, dan cara penggunaannya cukup praktis karena hanya perlu ditambahkan air.
Selain memilih produk, tentukan juga tipe finishing yang diinginkan, apakah warna solid atau natural. Untuk finishing natural, Biovarnish menyediakan berbagai pilihan warna kayu, mulai dari warna terang seperti yellow ox dan candy brown, hingga warna gelap seperti sonokeling, dark teak, dan papua rose.
Amplas
Pengamplasan menjadi tahap penting sebelum proses pernis dimulai.
Cara Pernis Kayu Sengon Menggunakan Biovarnish
Berikut tahapan pernis kayu sengon menggunakan Biovarnish sesuai urutan pengerjaan.
1. Membersihkan dan Mengamplas Media Kayu
Bersihkan permukaan kayu sengon terlebih dahulu. Setelah itu, lakukan pengamplasan menggunakan amplas grit 180-240 atau menyesuaikan tingkat kekasaran kayu. Pastikan debu hasil amplas dibersihkan sampai tidak ada residu yang tersisa di permukaan kayu.
2. Menutup Pori dengan Wood Filler
Kayu sengon memiliki pori berukuran besar. Untuk menutup pori tersebut, gunakan wood filler terlebih dahulu.
Ambil secukupnya Biovarnish Wood Filler, lalu tambahkan sedikit air sampai tekstur pastanya sesuai. Aplikasikan menggunakan kape pada pori kayu atau bagian yang memiliki retakan. Setelah kering, lakukan pengamplasan menggunakan grit 240.
3. Aplikasi Biovarnish Wood Stain
Campurkan Biovarnish Wood Stain dengan air menggunakan perbandingan 2 : 1, lalu aduk sampai tercampur sepenuhnya. Aplikasikan menggunakan kuas atau spray gun.
Aplikasi dapat diulang sebanyak 2-3 layer atau lebih sampai kedalaman warna yang diinginkan tercapai. Setiap layer dapat diamplas secara ambang dan hati-hati agar warna yang terbentuk tidak rusak. Gunakan amplas halus grit 400.
4. Aplikasi Biovarnish Clear Coat
Tahap paling akhir adalah aplikasi Biovarnish Clear Coat. Bahan finishing bening ini berfungsi memberi perlindungan dan menentukan tingkat kilap permukaan kayu. Hasil akhir dapat dipilih antara matte atau glossy.
Campurkan Biovarnish Clear Coat dengan air perbandingan 1 : 1, lalu aplikasikan pada media kayu sebanyak dua layer. Antara layer pertama dan kedua, lakukan pengamplasan ambang seperti pada tahap wood stain menggunakan grit 400. Untuk layer terakhir, pengamplasan tidak diperlukan.
Baca juga : Begini Cara Membuat Tampilan Glossy pada Meja Kayu dengan Clear Coat
Jika Anda ingin menggunakan pernis kayu Biovarnish untuk finishing kayu sengon, silakan klik banner di bawah ini untuk pemesanan produk.

