Cara Plitur Kayu Supaya Mengkilap Tanpa Thinner

  • By Biovarnish - 25 April 2026 - 08:01:20

 

Plitur kayu digunakan untuk menampilkan warna natural kayu sekaligus memberi efek mengkilap. Selama ini banyak orang masih memakai thinner untuk mendapatkan hasil tersebut. Padahal, ada cara plitur kayu supaya mengkilap tanpa thinner.

Thinner itu sendiri merupakan pelarut plitur kayu solvent based atau cat minyak. Meskipun memberi hasil kilap yang baik namun penggunaan thinner sebaiknya dikurangi.

Bahaya Plitur Kayu dengan Thinner


Plitur kayu dengan thinner sebaiknya dihindari karena dapat berdampak buruk pada kesehatan dan pembengkakan biaya finishing.

1. Lebih boros biaya


Dengan memakai jenis plitur tersebut biaya pengecatan bisa lebih boros. Pembelian bahan tidak sebatas cat saja melainkan juga thinner, belum lagi jika proses finishing perlu melalui berbagai tahap seperti dempul, sanding sealer, hingga clear coat. Jika semuanya memakai thinner biaya finishing bisa membengkak.

Belum lagi saat ini harga thinner terancam naik. Thinner terdiri dari senyawa turunan minyak bumi seperti toluene dan benzene. Saat ini harga minyak dunia tengah melonjak dan belum stabil akibat konflik geopolitik.

2. Berbahaya bagi kesehatan


Bukan cuma soal biaya, penggunaan thinner juga berdampak pada kesehatan pengrajin dan pengguna. Kandungan thinner merupakan senyawa volatil yang mudah menguap. Senyawa toluene berbahaya jika terpapar dalam jumlah banyak.

Thinner dapat menyebabkan gangguan pernapasan seperti batuk dan sesak napas jika terhirup. Selain itu juga menimbulkan iritasi kulit ketika tersentuh.

3. Mudah Terbakar


Tidak cukup itu saja, thinner adalah bahan yang mudah menguap dan terbakar. Risiko kebakaran cukup tinggi jika thinner berada di dekat titik api atau suhu yang terlalu panas.

4. Bau menyengat


Aroma thinner juga cukup tajam dan menyengat sehingga membuat kepala pusing serta mengganggu kenyamanan aplikasi. Itulah mengapa untuk membuat kayu mengkilap sebaiknya tidak memakai thinner.
Baca juga : 5 Keunggulan Cat Kayu Water Based Tanpa Thinner

Cara Plitur kayu supaya mengkilap tanpa thinner


Anda dapat mengganti plitur kayu solvent based menjadi jenis plitur water based. Dengan begitu pelarut thinner dapat tergantikan dengan air.

Plitur kayu water based pelarutnya memakai air, selain aman bagi kesehatan juga lebih hemat. Jenis plitur ini tidak menimbulkan aroma yang menyengat sehingga nyaman saat aplikasi.

Plitur kayu water based juga bisa menghasilkan tingkat kilap yang tinggi. Sheen level atau tingkat kilap water based bisa mencapai 85%.

Untuk memperoleh hasil plitur yang mengkilap tanpa memakai thinner butuh menerapkan langkah yang tepat. Berikut panduan aplikasi yang dapat Anda ikuti.

Persiapan alat dan bahan


Alat dan bahan finishing yang diperlukan yaitu:

  1. Ampelas

  2. Kain lap

  3. Wadah

  4. Kuas atau spray gun

  5. Biopaint Biovarnish Wood Stain


Biopaint Biovarnish Wood Stain adalah produk plitur kayu water based yang memberi warna natural pada kayu. Tersedia dalam berbagai pilihan warna transparan seperti walnut, light brown, red mahogany, gardena teak, dan masih banyak lagi.

Jika Anda tidak ingin mengubah warna maka Anda dapat melewatkan bahan ini.

  1. Biopaint Biovarnish Sanding Sealer


Untuk mendapatkan hasil dengan tingkat glossy dibutuhkan permukaan yang halus, licin, dan rata. Oleh sebab itu tetap disarankan memakai sanding sealer. Sanding Sealer berfungsi menutup pori dan memudahkan pengamplasan.

  1. Biopaint Biovarnish Clear Coat Gloss


Clear Coat Gloss adalah bahan yang wajib digunakan dalam proses finishing. Lapisan clear coat berfungsi memberi perlindungan dari paparan panas, air hujan, dan kerusakan lainnya. Pilih jenis clear coat gloss untuk hasil finishing mengkilap.

Persiapan Media Kayu


Bersihkan kayu dari debu memakai kain lap. Kemudian ampelas sampai permukaan benar-benar rata. Sesuaikan grit ampelas dengan tingkat kekasaran kayu. Semakin kayu kasar maka mulailah dari grit ampelas yang lebih kecil atau kasar, lalu naik ke ampelas grit yang lebih halus untuk meratakan. Idealnya Anda bisa memakai ampelas dengan grit 180-240 pada tahap awal.

Jika media kayu sudah halus sejak awal, Anda juga bisa memulai dari ampelas grit 240 lalu naik ke grit 320, kemudian perhalus dengan amplas 400, dan yang terakhir dengan kertas amplas grit 600.

Setelah media kayu terasa halus dan rata, kemudian bersihkan debu sisa ampelas dengan kain.

Aplikasi Biopaint Biovarnish Wood Stain


Siapkan wadah terpisah untuk pengenceran wood stain. Campurkan wood stain dengan air memakai perbandingan 2 bahan : 1 air. Aduk sampai tercampur merata, pengadukan ini juga perlu dilakukan sesekali saat tahap aplikasi supaya tidak ada endapan.

Setelah homogen, aplikasikan dengan kuas atau spray gun. Pastikan seluruh media sudah terlapisi wood stain. Tunggu sampai lapisan mengering, kemudian lakukan ampelas ambang memakai grit 400. Ampelas ambang ini dilakukan secara hati-hati jangan sampai mengangkat warna natural yang sudah terbentuk.

Ulangi tahap aplikasi wood stain sekitar dua sampai tiga kali atau hingga diperoleh kepekatan warna yang diinginkan.

Aplikasi Biopaint Biovarnish Sanding Sealer


Biasanya setelah aplikasi plitur terdapat bulu kayu yang naik. Inilah yang membuat tingkat kehalusan dan kilap kurang optimal. Sanding sealer membantu memotong bulu kayu yang terangkat sekaligus menutup pori kayu.

Campurkan sanding sealer dengan air lalu aduk sampai tercampur homogen. Aplikasikan ke seluruh media memakai spray gun atau kuas. Tunggu sampai lapisan kering. Selanjutnya ampelas menggunakan grit 400. Ulangi aplikasi hingga dua lapisan.

Aplikasi Biopaint Biovarnish Clear Coat Gloss


Campurkan clear coat gloss dengan air menggunakan perbandingan 1 bahan : 1 air. Kemudian aplikasikan memakai kuas atau spray gun sebanyak dua hingga tiga lapis.

Dengan menerapkan tahapan di atas Anda akan memperoleh hasil plitur kayu yang mengkilap, hemat sekaligus aman. Apabila Anda tertarik memesan Biopaint Biovarnish atau ingin bertanya lebih lanjut seputar produk, silakan klik banner di bawah ini.

Chat via WhatsApp