DIY: Teknik Finishing Distressing Pada Furniture Lama

  • By Biovarnish - 23 September 2020 - 13:05:03

 

Apa yang akan Anda lakukan ketika menemukan furniture mulai usang dan tidak bagus? Tentu saja refinishing adalah cara yang paling tepat. Tekni finishing dengan distressing bisa loh menciptkana tampilan furniture lebih futuristik.

Dalam bidang finishing, banyak ditemukan berbagai macam teknik yang bisa Anda coba lakukan. Teknik-teknik finishing tersebut dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan tampilan furniture seperti warna wash finishing untuk memberikan kesan pada furniture lebih tampak kuno. Untuk menggunakan teknik tersebut tentu saja dibutuhkan ketrampilan yang tidak hanya sekali dilakukan langsung mendapatkan hasil yang memuaskan.

Proyek DIY menjadi salah satu aktivitas menyenangkan bagi Anda yang memiliki hobi terhadap kayu perkayuan. Salah satu teknik finishing yang dapat Anda gali adalah teknik distressing. Untuk mendapatkan hasil yang bagus tentu saja memerlukan latihan yang rutin hingga tangan Anda terasah dan terbiasa untuk melakukannya. Untuk mendapatkan tampilan yang bagus dengan teknik distressing akan lebih baik jika dipelajari sedari awal.

Apakah yang dimaksudh dengan tekni distressing? Teknik ditstressing adalah salah satu teknik dekoratif untuk menciptkan tampilan tua pada furniture sehingga Anda tidak membutuhkan proses alamiah untuk mendapatkan tampilan klasik pada furniture. Sebenarnya untuk menciptakan tampilan usang, rusak ataupun klasik pada furniture terdapat beberapa teknik. Nah, untuk teknik distressing adalah salah satu teknik yang cukup sederhana untuk dapat Anda lakukan sendiri.

Furniture dengan berbagai goresan, tampilan cat yang mengelupas atau terkikis ataupun masalah kecacatan tampilan pada furniture tersebut lah yang menjadi fokus teknik distressing tersebut bekerja. Tidak sedikit pula untuk mendapatkan tampilan cacat atau kesan kuno tersebut membutuhkan berbagai peralatan seperti paku, palu, pisau scrape ataupun kerats amplas. Bahkan untuk memoles tampilan semakin terkesan usang, kini Anda dapat menggunakan cat.

Cat untuk tampilan kuno pada furniture bisa Anda dapatkan di berbagai toko cat di Indonesia. Cat tersebut akan membantu tampilan klasik pada furniture sehingga memberikan hasil yang unik, berkarakter tapi terkesan klasik. Seperti untuk menciptakan wash finishing maka dibutuhkan stain dan cat glaze agar memperlihatkan kesan kuno pada furniture. Tampilan lain juga bisa Anda dapatkan dengan perpaduan stain dan cat solid baik untuk tampilan wash finish, patina, shabby chic dan lain sebagainya.

Cat Untuk Teknik Distressing Yang Bagus dan Simpel Diaplikasikan




Sebagain orang pasti menginginkan cat yang mudah untuk diaplikasikan. Selain efisien waktu dan tenaga, cat tersebut juga memberikan hasil yang cukup memuaskan bagi aplikator. Begitu pula untuk teknik distressing maka Anda membutuhkan beberapa produk finishing lainnya untuk menghasilkan tampilan yang optimal. Seperti yang sudah disinggung diatas bahwa teknik ini membutuhkan latihan agar dapat menghasilkan warna yang diinginkan.

Teknik distressing pada umumnya fokus pada tampilan cat yang terkesan terkikis baik dengan tampilan matte ataupun gloss sehingga akan menghasilkan tampilan tua yang natural. Tentu saja, untuk mencapai tahap ini membutuhkan berbagai cat yang akan mendukung tampilan kuno tersebut. Salah satu cat yang direkomendasikan untuk teknik distress adalah chalk paint.

Seperti apakah chalk paint? Hampir masyarakat pada umumnya belum mengenal chalk paint untuk finishing furniture. Bahkan bagi Anda yang belum terjun dalam bidang finishing, tidak mengenali dengan betul siapa sebenarnya chalk paint tersebut. Chalk paint bisa disebut juga dengan cat kapur. Meskipun disebut cat kapur namun berbeda dengan cat kapur yang digunakan untuk papan tulis. Chalk paint disini adalah cat untuk menciptakan tampilan solid pada permukaan kayu dengan hasil seperti lapisan kapur diatasnya. Sehingga tampilan yang didapatkan pada chalk paint adalah tampilan matte. Jika Anda menginginkan hasil gloss maka Anda dapat menambahkan lapisan cat diatasnya yakni topcoat gloss.

Chalk paint memiliki keunggulan dibandingkan cat solid pada umumnya. Cat ini muncul dilatarbelakangi atas proses finishing yang membutuhkan waktu yang cukup banyak sehingga memakan waktu banyak dan bahkan menghabiskan banyak tenaga. Adakalanya cat yang biasa digunakan memerlukan lapisan-lapisan cat yang cukup banyak sehingga proses pengeringan pun juga semakin panjang. Selain itu, untuk memperhalus permukaan kayu maka dibutuhkan pengamplasan yang keras dan sangat halus.

Berbeda dengan chalk paint, cat kapur ini hadir dengan berbagai kemudahan yang akan Anda dapatkan saat proses finishing berlangsung. Cat kapur tersebut cenderung lebih mudah diaplikasikan dan memiliki daya tutup yang sangat rapat serta daya rekat filmnya yang kuat. Sehingga cat tersebut akan lebih cepat merekat ke permukaan media finishing dan Anda tidak perlu melakukan pengamplasan yang sangat halus untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Fokus chalk paint adalah memberikan kesan furniture lebih berkarakter dan artistik sehingga Anda tidak perlu khawati tentang hasil yang sempurna dan rapi. Justru dengan menggunakan chalk paint sebagai langkah yang tepat jika digunakan untuk finishing furniture antik. Yang perlu Anda persiapkan adalah memiliki pola antik yang ingin Anda ciptakan. Adakalanya, furniture lama Anda memiliki ukiran sehingga Anda dapat melakukan kesan usang pada bagian sisi ukiran tersebut.

Karena berbagai kelebihan fitur yang dimiliki oleh chalk paint tersebut membuat cat ini lebih cepat populer. Di Indonesia, chalk paint memang masih belum familiar di kalangan masyarakat umum. Namun, jika Anda adalah penghobi kayu dan sering melakukan proyek DIY maka informasi mengenai chalk paint sudah tidak asing lagi di telingan Anda. Namun, sebagian orang masih sangat asing terlebih di Indonesia belum dijumpai chalk paint.

Untuk memenuhi kebutuhhan finishing, kini telah hadir chalk paint yang lebih ramah kantong dan tentunya menciptakan hasil finishing yang menakjubkan. BioDuco Chalk Paint merupakan chalk paint produk lokal kualitas import. Sebab, kandungan bahan pada cat tersebut telah disesuaikan dengan standar regulasi internasional US EPA (Enviromental Protection Agency) dan ECHA-Reach.

Teknik Distress Dengan BioDuco Chalk Paint




Siapkan Media Finishing

Media seperti kayu yang akan digunakan sebaiknya telah siap untuk difinishing. Artinya, media tersebut merupakan kayu dengan tingkat kekeringan MC 12% dan sudah bersih dari noda sehingga tidak mengganggu tampilan warna ketika lapisan cat ditimpakan ke permukaan kayu

Gunakan BioDuco Chalk Paint

Larutkan terlebih dahulu BioDuco Chalk Paint dengan air yakni dengan takaran perbandingan 2 bahan cat: 1 air lalu aduk larutan tersebut hingga tercampur sempurna. Lalu kuaskan ke permukaan kayu dan tunggu hingga kering kurang lebih selama 1 jam.

Lakukan Pengamplasan

Setelah kering, pada tahap pertama lakukan pengamplasan kasar menggunakan kertas amplas no. 180 pada bagian yang ingin terlihat terkikis. Kemudian dilanjutkan dengan pengamplasan yang lebih halus, Anda dapat menggunakan kertas amplas no. 320 untuk memperhalus permukaan kayu agar terlihat lebih natural

Gunakan BioDuco Topcoat

Larutkan terlebih dahulu dengan air lalu aduk hingga larutan tersebut homogen. Setelah larut, aplikasikan ke seluruh permukaan media dan tunggu hingga kering.

Aplikasikan Biopolish Beeswax

Untuk memberikan tampilan yang sedikit mengkilap maka Anda dapat menggunakan Biopolish Beeswax. Pengaplikasian ini juga dapat merawat furniture sehingga furniture dapat bertahan lebih lama.

Cara Pemesanan


Untuk mendapatkan berbagai produk finishing yang dibutuhkan dalam teknik distres diatas, Anda dapat menghubungi kontak hotline yang sudah tercantum pada website ini. Atau Anda juga dapat mengunjungi Bio Centre di Yogyakarta yakni di Jl. Sidikan No. 94, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta untuk pembelian offline dan Anda juga dapat berkonsultasi mengenai berbagai tips finishing.