Pernis Bambu yang Bagus dan Cara Pakainya Supaya Awet
- By Biovarnish - 14 Nopember 2025 - 07:09:59
Bambu terkenal ringan, alami, dan ekonomis sehingga banyak dipakai sebagai pengganti kayu. Pemanfaatnya cukup luas mulai dari pagar, furnitur, hingga kerajinan. Sayangnya dibalik keunggulan tersebut, bambu juga punya kelemahan. Material ini mudah retak akibat paparan lingkungan. Solusi dari permasalahan ini yaitu pelapisan dengan pernis bambu. Pernis bambu berfungsi sebagai pelindung sekaligus meningkatkan estetika. Mari pelajari pemilihan pernis bambu yang bagus dan cara pakainya dalam artikel ini.
Lapisan pernis berperan sebagai pelindung permukaan bambu dari air, sinar matahari, dan goresan. Ketika diaplikasikan dengan benar, pernis membentuk lapisan film yang menutup pori bambu tanpa menghilangkan pola seratnya. Selain memberikan efek mengilap atau matte sesuai selera, pernis juga memperlambat proses pelapukan serta retakan akibat perubahan suhu dan cuaca.
Tidak semua pernis cocok untuk bambu. Bahan finishing berbasis minyak memang bisa menghasilkan kilap tinggi, namun cenderung berbau tajam dan lama kering. Sedangkan pernis water based lebih ramah lingkungan, cepat kering, dan tidak menimbulkan bau menyengat. Lapisan film yang dihasilkan juga fleksibel, mengikuti perubahan bentuk bambu tanpa mudah retak.
Proses pengecatan bambu dimulai dengan pengamplasan halus untuk menghilangkan kotoran dan serat tajam. Setelah itu, gunakan Biovarnish Wood Filler jika ditemukan celah kecil atau pori besar agar permukaan merata. Tahap berikutnya adalah pewarnaan menggunakan Biovarnish Wood Stain sesuai tone yang diinginkan, bisa warna walnut, coklat hingga sonokeling. Terakhir, lapisi dengan Biovarnish Clear Coat untuk perlindungan yang tahan lama.
Produk water based seperti Biovarnish menawarkan banyak kelebihan. Formulanya tidak mengandung logam berat berbahaya, aman untuk perabot dalam ruangan, waktu keringnya cepat, dan ramah lingkungan. Hasilnya juga stabil, tidak menguning meski terkena cahaya matahari. Dari segi perawatan, cukup dibersihkan dengan kain lembap tanpa perlu sering melakukan pernis ulang dalam waktu dekat.
Sebelum proses aplikasi, pastikan bambu bersih dari debu dan minyak. Hindari mengecat di tempat lembap karena uap air bisa terperangkap di lapisan pernis. Gunakan kuas atau spray dengan tekanan lembut agar hasil merata. Setelah kering, simpan produk bambu di tempat teduh selama beberapa hari agar lapisan benar-benar mengeras dan siap digunakan.
Bambu bisa tampil elegan dalam berbagai nuansa warna. Untuk kesan alami, gunakan Biovarnish Wood Stain yang tersedia dalam berbagai pilihan warna natural. Semua varian Biovarnish tetap memperlihatkan serat bambu dengan jelas tanpa menutupi karakter aslinya.
Pemilihan pernis bambu yang bagus bukan sekadar untuk memperindah, tetapi juga perlindungan jangka panjang. Dengan produk finishing water based seperti Biovarnish, Anda bisa mendapatkan hasil yang indah, aman, dan tahan cuaca tanpa repot. Bambu pun tampil lebih kuat dan berkelas, siap mempercantik interior maupun eksterior rumah Anda.
Untuk pemesanan Biovarnish silahkan klik banner di bawah ini.

Fungsi Pernis Bambu
Lapisan pernis berperan sebagai pelindung permukaan bambu dari air, sinar matahari, dan goresan. Ketika diaplikasikan dengan benar, pernis membentuk lapisan film yang menutup pori bambu tanpa menghilangkan pola seratnya. Selain memberikan efek mengilap atau matte sesuai selera, pernis juga memperlambat proses pelapukan serta retakan akibat perubahan suhu dan cuaca.
Jenis Pernis yang Cocok untuk Material Bambu
Tidak semua pernis cocok untuk bambu. Bahan finishing berbasis minyak memang bisa menghasilkan kilap tinggi, namun cenderung berbau tajam dan lama kering. Sedangkan pernis water based lebih ramah lingkungan, cepat kering, dan tidak menimbulkan bau menyengat. Lapisan film yang dihasilkan juga fleksibel, mengikuti perubahan bentuk bambu tanpa mudah retak.
Langkah Aplikasi Pernis Bambu
Proses pengecatan bambu dimulai dengan pengamplasan halus untuk menghilangkan kotoran dan serat tajam. Setelah itu, gunakan Biovarnish Wood Filler jika ditemukan celah kecil atau pori besar agar permukaan merata. Tahap berikutnya adalah pewarnaan menggunakan Biovarnish Wood Stain sesuai tone yang diinginkan, bisa warna walnut, coklat hingga sonokeling. Terakhir, lapisi dengan Biovarnish Clear Coat untuk perlindungan yang tahan lama.
Keunggulan Pernis Water Based untuk Bambu
Produk water based seperti Biovarnish menawarkan banyak kelebihan. Formulanya tidak mengandung logam berat berbahaya, aman untuk perabot dalam ruangan, waktu keringnya cepat, dan ramah lingkungan. Hasilnya juga stabil, tidak menguning meski terkena cahaya matahari. Dari segi perawatan, cukup dibersihkan dengan kain lembap tanpa perlu sering melakukan pernis ulang dalam waktu dekat.
Tips Agar Hasil Pernis Bambu Awet
Sebelum proses aplikasi, pastikan bambu bersih dari debu dan minyak. Hindari mengecat di tempat lembap karena uap air bisa terperangkap di lapisan pernis. Gunakan kuas atau spray dengan tekanan lembut agar hasil merata. Setelah kering, simpan produk bambu di tempat teduh selama beberapa hari agar lapisan benar-benar mengeras dan siap digunakan.
Baca juga : Cat Warna Kursi Bambu Anti Air, Kembalikan Tampilan Bambu yang Kusam
Inspirasi Finishing Bambu dengan Biovarnish
Bambu bisa tampil elegan dalam berbagai nuansa warna. Untuk kesan alami, gunakan Biovarnish Wood Stain yang tersedia dalam berbagai pilihan warna natural. Semua varian Biovarnish tetap memperlihatkan serat bambu dengan jelas tanpa menutupi karakter aslinya.
Pemilihan pernis bambu yang bagus bukan sekadar untuk memperindah, tetapi juga perlindungan jangka panjang. Dengan produk finishing water based seperti Biovarnish, Anda bisa mendapatkan hasil yang indah, aman, dan tahan cuaca tanpa repot. Bambu pun tampil lebih kuat dan berkelas, siap mempercantik interior maupun eksterior rumah Anda.
Untuk pemesanan Biovarnish silahkan klik banner di bawah ini.




