Solusi Mengatasi Tanin dan Getah Kayu pada Proses Finishing

  • By Biovarnish - 14 Nopember 2025 - 07:02:21

 

Pernah melihat noda coklat muncul pada hasil finishing kayu? Masalah itu biasanya disebabkan oleh tanin atau getah kayu yang naik ke permukaan, terutama pada kayu jati muda.

Kayu jati muda memiliki kadar tanin yang cukup tinggi. Dahulu, jati baru ditebang setelah berusia sekitar 30 tahun. Kini, karena kebutuhan bahan baku meningkat, jati sering dipanen saat baru berumur sekitar 10 tahun. Akibatnya, kandungan getah dan tanin di dalam serat kayu belum stabil, sehingga risiko noda pada finishing jauh lebih besar.

Penyebab Getah dan Tanin Muncul pada Kayu


Kayu belum diolah mengeluarkan getah

Kayu mengandung zat alami seperti minyak, resin, dan tanin yang berfungsi sebagai perlindungan alami dari hama atau jamur. Saat kayu masih muda, kadar zat ini lebih tinggi. Inilah alasan mengapa jati muda atau mahoni sering mengeluarkan getah setelah diwarnai.

Penyebab lainnya adalah:

Kayu terlalu lembap


Kondisi kayu yang belum benar-benar kering atau sering terkena air memicu keluarnya tanin dari dalam serat. Saat kadar air tinggi, zat ini terdorong ke luar dan menodai lapisan cat di atasnya.

Karakter alami kayu tertentu


Beberapa jenis kayu, seperti jati, mahoni, dan merbau, mengandung tanin dalam jumlah besar. Ketika melalui proses finishing, zat tersebut bereaksi dengan bahan cat dan menyebabkan perubahan warna yang tidak diinginkan.

Produk finishing tidak memiliki daya tahan terhadap tanin


Tidak semua produk finishing mampu menahan keluarnya tanin. Jika produk yang digunakan tidak mampu menghalangi tanin, maka tanin akan tetap menembus lapisan finishing. Hasilnya? Warna cat berubah, muncul bercak merah kecoklatan.

Dampak Getah dan Tanin terhadap Finishing Kayu


Munculnya noda tanin pada hasil finishing menyebabkan permasalahan seperti:

  • Warna tidak stabil : Warna solid menjadi kusam, sedangkan warna natural tampak kotor.

  • Tampilan tidak merata : Noda coklat menembus lapisan coating, membuat hasil finishing tampak belang.


Masalah ini sering muncul hanya dalam satu atau dua hari setelah pengecatan, terutama jika kayu belum diberi perlakuan dengan anti tanin sebelum finishing.

Langkah Pencegahan Sebelum Finishing


Terdapat solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi noda tanin yaitu penggunaan produk sealer anti tanin, dengan tahapan penggunaan berikut:

1. Pastikan Kayu Kering dan Bersih


Kadar air ideal untuk finishing yaitu kurang dari 12%. Gunakan oven kayu atau angin-anginkan di tempat teduh hingga kadar air stabil. Setelah itu, bersihkan debu dan minyak alami di permukaan.

2. Gunakan Lapisan Tanin Sealer


Langkah penting untuk mencegah munculnya getah adalah menggunakan sealer khusus anti tanin. Produk seperti Biovarnish Tanin Sealer diformulasikan untuk menghambat keluarnya zat tanin penyebab noda. Aplikasikan anti tanin tersebut pada permukaan kayu, terutama bagian pangkal tempat keluarnya tanin. Tunggu sampai anti tanin benar-benar kering atau sekitar 24 jam.

3. Mengatasi Noda Tanin yang Sudah Terlanjur Muncul


Lalu, bagaimana jika noda sudah terlanjur mengkontaminasi warna cat kayu? Jika sudah demikian maka perlu menghapus lapisan cat lama. Kemudian aplikasikan Biovarnish Tanin Sealer, jika tanin sulit teratasi atau membandel maka bisa menggunakan 2 lapisan, biarkan mengering kurang lebih 24 jam.

Kemudian lakukan pengecatan ulang menggunakan jenis cat yang sama dengan tanin sealer. Misal Biovarnish Tanin Sealer adalah produk water based, maka gunakan Biovarnish pernis kayu water based untuk warna natural. Sementara untuk mengecat warna solid bisa memakai cat kayu dari Orchid Enamel Paint atau Bioduco.
Baca juga : Material Kayu yang Wajib dan Tidak Wajib Diberi Anti-Tanin

Keunggulan Biovarnish Tanin Sealer untuk Finishing Kayu


Biovarnish Tanin Sealer

Produk yang dapat mengatasi dan mencegah noda tanin pada kayu adalah Biovarnish Tanin Sealer. Berikut ini beberapa keunggulan dan manfaatnya:

  • Menahan getah dan tanin secara efektif sehingga cat tidak mudah berubah warna.

  • Cocok untuk semua jenis kayu, terutama jati muda dan mahoni.

  • Tidak berbau menyengat, karena berbasis air ramah lingkungan.

  • Penggunaannya mampu melindungi hasil finishing dari noda tanin, sehingga hasil pengecatan lebih merata dan stabil.


Getah dan tanin bisa merusak seluruh hasil finishing jika diabaikan. Dengan memilih produk seperti Biovarnish Tanin Sealer, permukaan kayu tetap bersih, warna stabil, dan tampilan terlihat rapi. Proses finishing pun terhindar dari risiko noda tanin.

Untuk pemesanan Biovarnish Tanin Sealer dan informasi lebih lanjut, silahkan klik banner di bawah ini.


Chat via WhatsApp