Cara Mencegah Getah Kayu agar Hasil Finishing Tetap Bersih

  • By Biovarnish - 05 Mei 2026 - 06:43:36

 

Getah kayu bisa menjadi masalah setelah proses finishing selesai. Permukaan yang awalnya terlihat bersih dapat berubah kotor karena muncul noda kekuningan, kecokelatan, atau belang dari dalam serat kayu. Masalah ini sering terjadi pada jenis kayu yang memiliki kandungan getah atau tanin cukup tinggi.

Sering kali, kita tidak tahu apakah kayu akan mengeluarkan getah setelah difinishing atau tidak. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan sebelum masuk ke tahap pewarnaan. Jika getah sudah keluar setelah cat kering, hasil finishing akan terlihat kurang rapi dan kotor.

Untuk mencegah hal tersebut, Anda bisa menggunakan Biopaint Biovarnish Tanin Sealer. Fungsinya untuk membantu menahan getah dan noda tanin agar tidak naik ke permukaan finishing.

Cara Mencegah Getah Kayu Sebelum Finishing


1. Bersihkan dan amplas permukaan kayu


Bersihkan kayu dari debu, minyak, kotoran, atau sisa getah yang masih menempel. Setelah itu, amplas permukaan menggunakan grit 180-240. Pengamplasan membantu membuat permukaan lebih rata dan siap diberi lapisan finishing.

Pastikan debu amplas dibersihkan sebelum masuk ke tahap berikutnya. Jika debu masih menempel, lapisan finishing bisa terlihat kasar dan kurang rata.

2. Gunakan wood filler jika diperlukan


Jika permukaan kayu memiliki pori besar, retakan kecil, atau bagian yang perlu diratakan, gunakan Biopaint Wood Filler terlebih dahulu. Campurkan wood filler dengan sedikit air sampai teksturnya mudah diaplikasikan.

Aplikasikan wood filler pada permukaan kayu. Setelah kering, amplas sampai rata dan halus. Namun, jika kondisi kayu sudah baik, tahap ini bisa dilewati.

3. Aplikasikan Biopaint Biovarnish Tanin Sealer


Setelah permukaan kayu siap, aplikasikan Biopaint Biovarnish Tanin Sealer. Campurkan produk dengan air menggunakan perbandingan 2 bahan : 1 air. Aduk sampai rata, lalu aplikasikan ke seluruh permukaan kayu menggunakan kuas atau spray.

Tunggu lapisan sampai kering. Pada tahap ini, Tanin Sealer tidak perlu diamplas. Lapisan ini dibuat untuk membantu menahan getah dan noda tanin dari dalam kayu, sehingga sebaiknya tidak dirusak dengan pengamplasan.

4. Lanjutkan dengan wood stain


Jika ingin memberi warna natural pada kayu, lanjutkan dengan Biopaint Wood Stain. Campurkan Wood Stain dengan air menggunakan perbandingan 2 bahan : 1 air. Aplikasikan secara merata, lalu tunggu sampai kering.

Setelah kering, lakukan amplas ambang menggunakan grit 400. Amplas dengan hati-hati agar lapisan di bawahnya tidak rusak. Ulangi aplikasi Wood Stain dua sampai tiga kali atau sampai warna yang diinginkan tercapai.

5. Gunakan sanding sealer


Setelah warna kayu sesuai, aplikasikan Biopaint Sanding Sealer. Lapisan ini membantu menutup pori, melindungi lapisan di bawahnya, dan membuat permukaan lebih halus.

Campurkan Biopaint Sanding Sealer dengan air menggunakan perbandingan 2 bahan : 1 air. Aplikasikan merata, tunggu sampai kering, lalu amplas ambang menggunakan grit 400.

6. Akhiri dengan clear coat


Tahap terakhir adalah aplikasi Biopaint Clear Coat. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung dari gesekan, cuaca, paparan air, dan kerusakan lainnya.

Campurkan Biopaint Clear Coat dengan air menggunakan perbandingan 1 bahan : 1 air. Aplikasikan ke seluruh permukaan kayu, lalu tunggu sampai kering. Untuk hasil perlindungan yang lebih baik, ulangi aplikasi sebanyak dua lapis.

Keunggulan Biopaint Biovarnish Tanin Sealer


Biopaint Biovarnish Tanin Sealer

1. Membantu menahan getah dan noda tanin


Biopaint Biovarnish Tanin Sealer membantu menahan getah dan noda tanin agar tidak mudah naik ke permukaan finishing. Produk ini cocok digunakan pada kayu yang berisiko mengeluarkan noda setelah dicat.

2. Transparan


Tanin Sealer memiliki tampilan transparan, sehingga tetap cocok untuk finishing natural. Serat kayu masih bisa terlihat, terutama jika dilanjutkan dengan aplikasi Wood Stain.

3. Mudah diaplikasikan


Produk ini bisa diaplikasikan menggunakan kuas atau spray. Cara pakainya juga sederhana karena cukup dicampur dengan air sesuai perbandingan yang dianjurkan.

4. Memiliki daya rekat yang baik


Biopaint Biovarnish Tanin Sealer memiliki daya penetrasi dan adhesi yang baik pada permukaan kayu. Dengan begitu fungsinya dapat lebih optimal.

5. Lebih aman digunakan


Produk ini water based, rendah VOC dan tidak beracun. Karena itu, penggunaannya lebih nyaman, tidak berbau menyengat, serta aman bagi kesehatan maupun lingkungan.

Getah kayu lebih baik dicegah sejak awal sebelum proses finishing dilakukan. Jika noda sudah muncul setelah cat kering, pekerjaan menjadi lebih panjang karena permukaan perlu diamplas dan difinishing ulang.

Dengan menggunakan Biopaint Biovarnish Tanin Sealer, getah dan noda tanin dapat ditahan sebelum naik ke permukaan. Hasil finishing pun bisa terlihat lebih bersih, rata, dan tidak mudah kotor.

Untuk pemesanan Biopaint Tanin Sealer dan informasi lebih lanjut, silakan klik banner di bawah ini.

Chat via WhatsApp