Finishing Natural Makin Estetik Pada Lampu Hias Kayu Jati Belanda

  • By Biovarnish - 23 Desember 2019 - 21:22:47

 

Kayu jati belanda merupakan salah satu jenis kayu yang tidak hanya digunakan sebagai furniture saja melainkan juga kerajinan kayu. Salah satu kerajinan yang menggunakan material kayu jati belanda adalah lampu hias. Kayu jati belanda sangat memungkinkan untuk dibentuk menjadi berbagai kerajinan kayu karena kayu tersebut mudah dibentuk.

Kayu jati belanda merupakan jenis kayu lunak sehingga banyak dimanfaatkan sebagai kerajinan kayu dan bahkan menciptakan nilai estetika yang tinggi. Untuk mendukung keindahan lampu hias dari kayu jati belanda maka dibutuhkan polesan cat. Lapisan cat pada permukaan kayu jati belanda tidak sekedar memberikan tampilan lampu semakin cantik saja melainkan juga melindungi kayu agar tidak mudah rusak. Terlebih kayu jati belanda adalah kayu yang rentan rusak karena beberapa faktor diantaranya adalah serangga dan jamur.

Warna cat yang cocok untuk kayu jati belanda adalah natural transparan. Tampilan ini akan mempertajam warna asli dari kayu jati belanda yang condong ke cream dan kekuningan. Menariknya adalah kayu jati belanda memiliki serat lurus melengkung dan halus sehingga tampilan natural transparan ini sangat cocok untuk mempertajam kayu jati belanda. Sayangnya, kayu jati belanda memiliki banyak mata kayu sehingga harus didempul terlebih dahulu agar permukaan kayu sama rata.

Kerajinan kayu dengan tampilan natural banyak diminati oleh masyarakat baik lokal maupun mancanegara. Nah, apabila Anda ingin mencoba membuka peluang hingga ke pasar internasional maka perhatikan cat yang digunakan. Sebab, buyer luar negeri sangat memperhatikan kandungan cat yang digunakan pada kerajinan kayu. Hal ini berkaitan dengan hidup sehat sehingga produk finishing yang harus diperhatikan adalah aman dari bahan-bahan kimia berbahaya.

Jenis Cat Apakah Yang Aman Untuk Lampu Hias Kayu Jati Belanda?


Selama ini, banyak pengrajin maupun masyarakat Indonesia menggunakan cat hanya untuk mendapatkan tampilan warna yang diinginkan. Namun, masih sedikit orang yang memperhatikan kandungan cat dan dampak yang ditimbulkan. Cat kayu yang tidak baik untuk kesehatan dan lingkungan nyatanya sudah menjadi kebutuhan finishing dalam kehidupan masyarakat. Cat tersebut adalah cat dengan kandungan VOC yang tinggi dan justru menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya seperti timbal maupun merkuri.

Cat kayu yang berbahaya tersebut selalu menggunakan pelarut organik sehingga wajar saja jika cat tersebut menimbulkan bau yang sangat menyengat. Bau yang dikeluarkan cat biasanya didapatkan dari kandungan dalam cat dan pelarut yang digunakan. Seperti yang diketahui bahwa thinner atau spiritus merupakan pelarut organik yang mengeluarkan bau yang menyengat sehingga tidak baik jika digunakan dalam ruangan tertutup. Apabila Anda memiliki furniture, perabotan maupun kerajinan kayu dan mengeluarkan bau cat yang cukup menyengat, pastikan kondisi dalam ruangan memiliki sirkulasi udara yang bagus.

Sedangkan cat kayu yang aman digunakan adalah cat yang menggunakan pelarut dari air. Cat ini memang belum begitu dikenal di Indonesia namun perkembangan cat di tanah air mulai meningkat. Tidak sedikit masyarakat Indonesia mulai menyadari akan pentingnya penggunaan cat yang aman dan tidak hanya sekedar melihat dari segi kualitas dan tampilan yang dihasilkan saja.

Cat kayu berbahan dasar air tergolong aman dan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan kimia berbahaya dan rendah VOC. Bahkan penggunaan cat berbahan dasar air sudah digunakan oleh berbagai negara maju di dunian. Di Amerika saja, pemasaran cat berbahan dasar air sudah menguasai pasar sekitar 80%. Tentunya, keadaan ini sangat berpengaruh terhadap pasar internasional yang mana ketentuan bahan finishing yang digunakan sangat diawasi dengan ketat.

Untuk langkah aman, sebaiknya untuk mengguankan cat yang benar-benar rendah VOC. Salah satu cat berbahan dasar air yang sudah aman dan memiliki kualitas yang baik adalah Biovarnish. Cat kayu ini merupakan diproduksi oleh produsen cat Indonesia dan kualitasnya pun tidak kalah dengan cat berbahan dasar air dari luar negeri.

Teknik Aplikasi Mudah Dengan Cat Berbahan Dasar Air Pada Lampu Kayu Jati Belanda




 

Biovarnish merupakan cat kayu yang terbuat dari bahan water based acrylic dan sudah disesuaikan dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional yakni US Enviromental Protection Agency (EPA) dan European Chemical Agency (ECHA) Reach sehingga baik kandungan bahan kimia dan VOC dalam cat sangat ditekan. Dengan demikian, Biovarnish termasuk cat yang aman digunakan untuk berbagai finishing bahkan finishing pada furniture bayi, mainan anak-anak maupun furniture dapur.

Proses aplikasi dari Biovarnish sama halnya dengan proses finishing cat kayu pada umumnya. Justru Biovarnish lebih mudah diaplikasikan karena cukup menggunakan air sebagai pelarutnya dan bisa menggunakan berbagai metode finishing seperti oles, kuas maupun semprot. Hasilnya pun mengagumkan karena tidak hanya akan memberikan warna yang tajam dan optimal pada media finishing kayu saja melainkan juga pada kayu olahan, rotan, bambu, enceng gondok maupun serat alam yang sering digunakan sebagai furniture atau kerajinan.

Kayu jati belanda merupakan salah satu media finishing yang cocok dengan Biovarnish. Karena Biovarnish menawarkan 20 varian warna yang bisa Anda pilih sesuai dengan minat dan keinginan Anda. Namun, apabila Anda menginginkan tampilan natural transparan maka Biovarnish juga menawarkan produk finishing yang akan memberikan hasil transparansi yang tajam yakni Biovarnish Sanding Sealer.

Biovarnish Sanding Sealer ini bisa digunakan langsung ke permukaan media finishing atau setelah coating sebelumnya. Tujuan penggunaan sanding sealer berbahan dasar air hampir sama dengan sanding sealer konvensional yakni memotong bulu-bulu halus dan mempemudah proses finishing selanjutnya. Untuk mengunci coating, Anda bisa menggunakan topcoat. Dan pada tahap ini, Anda bisa memilih tampilan yang diinginkan baik gloss, doff maupun matte.

Adapun perlengkapan alat dan bahan yang harus Anda persiapkan diataranya adalah

  1. Wadah

  2. Kertas amplas alumunium oxide no. 400

  3. Air

  4. Kuas atau spray gun

  5. Cat


Berikut beberapa tahapan finishing pada kayu jati belanda dengan tampilan natural transparan menggunakan Biovarnish:

  1. Amplas permukaan kayu jati belanda hingga halus, rata dan bersih

  2. Bersihkan sisa debu amplas hingga tidak tersisa di permukaan kayu

  3. Persiapkan Biovarnish Sanding Sealer. Campurkan air dengan perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian aduk hingga homogen

  4. Semprotkan ke seluruh permukaan kayu secara merata

  5. Diamkan di tempat yang teduh atau dalam suhu ruangan selama 60 menit

  6. Apabila sudah kering, amplas ambang menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 400

  7. Gunakan Biovarnish Clear Coat untuk mengunci coating sebelumnya


Perlu diperhatikan adlaah selama proses finishing, disarankan untuk tidak mengeringkan media fnishing yang sudah diaplikasikan Biovarnish dibawah sinar matahari melainkan cukup diangin-anginkan saja di tempat yang teduh. Hasil kering di bawah sinar matahari memang lebih cepat namun hasilnya tidak akan optimal atau bahkan tampilannya akan rusak.