7 Warna Wood Stain Liquid Yang Populer Di Kalangan Pengusaha Mebeling

  • By Biovarnish - 13 Mei 2020 - 11:15:49

 

Apa yang Anda ketahui tentang wood stain? Bagi orang yang masih awam dalam bidang finishing tentu tidak familiar dengan istilah wood stain. Untuk mempermudah pengertian, wood stain biasa dikenal dengan cat kayu dengan tampilan natural kayu yakni kecoklatan. Pada umumnya, cat kayu yang banyak digunakan adalah plitur atau pernis. Bahkan penggunaannya pun dibedakan berdasarkan kondisi yang akan digunakan oleh furniture tersebut yakni interior atau eksterior. Sebab, baik cat kayu interior atau cat kayu eksterior memiliki fitur yang cukup berbeda, terlebih catk kayu eksterior yang notabene harus dilengkapi dengan fitur tahan cuaca.

Dalam judul dijelaskan bahwa cat kayu ramah lingkungan, apakah Anda sudah mengetahui cat kayu yang ramah lingkungan? Perlu diketahui bahwa ternyata hampir 85% cat kayu yang digunakan oleh masyarakat di Indonesia adalah cat yang kurang ramah lingkungan. Cat kayu yang ramah lingkungan bukanlah cat kayu yang tidak mengeluarkan bau menyengat. Justru cat kayu yang tidak mengeluarkan bau menyengat belum tentu aman untuk digunakan. Lalu cat apakah yang aman dan ramah lingkungan?

Cat kayu yang ramah lingkungan adalah cat kayu yang sangat membatasi penggunaan bahan kimia berbahaya dan memiliki kandungan VOC yang sangat rendah sehingga tetap aman digunakan dan tidak berdampak buruk pada lingkungan. Sayangnya, cat kayu dengan kriteria tersebut hanya dapat dijumpai pada cat kayu water based atau cat berbahan dasar air. Sedangkan cat kayu yang masih menggunakan pelarut thinner ataupun spiritus masih tergolong jenis cat kayu yang berbahaya untuk digunakan. Bau yang menyengat biasanya tidak hanya pada cat saja melainkan pelarut yang digunakan.

Di Indonesia, cat kayu berbahan dasar air sudah mulai bermunculan dan bahkan keberadaannya semakin eksis. Perkembangan yang signifikan menunjukkan bahwa masyarakat kini mulai menyadari akan bahaya penggunaan bahan kimia berbahaya pada cat. Nah, cat kayu berbahan dasar air yang sangat disarankan adalah Biovarnish yang notabene memiliki 20 varian warna wood stain liquid ramah lingkungan yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

7 Warna Wood Stain Liquid Ramah Lingkungan Paling Populer


Biovarnish merupakan cat kayu berbahan dasar air yang mana diformulasikan sesuai dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional seperti US EPA (Enviromental Protection Agency) dan ECHA (European Chemical Agency) Reach. Sehingga kandungan bahan kimia yang terdapat pada cat pun aman bahkan cat kayu ini juga aman diaplikasikan pada furniture bayi atau pun mainan anak-anak loh.

Bioavarnish memiliki 20 varian warna yang bisa Anda pilih sesuai dengan tampilan yang diinginkan. Namun, agar Anda tidak terlalu ketinggalan ternyata 7 warna wood stain liquid ramah lingkungan ini loh yang paling banyak digunakan oleh aplikator profesional dalam bidang finishing. Meskipun masih pemula, tentu tidak ingin ketinggalan warna favorit natural kayu di bidang mebeling, bukan?

Berikut 7 warna cat kayu yang banyak diminati oleh masyarakat untuk tampilan natural kayu:

  1. Yellow Ox


Bagi Anda yang suka dengan furniture kayu jati belanda maka sudah tidak asing lagi dengan tampilan warna yellow ox. Ya, tampilan yellow ox paling sering diterapkan pada kayu jati belanda yang notabene kekuningan. Nah, untuk mendapatkan tampilan optimal khas kayu jati belanda maka jangan lupa untuk menggunakan filler kayu Biovarnish Wood Filler Ramin.

  1. Dark Walnut


Bagi yang sudah kenal dengan walnut maka akan membayangkan tampilan yang gelap. Ya, dark walnut merupakan tampilan natural kayu yang sedikit gelap dan biasanya sangat cocok untuk furniture dapur atau kamar. Meskipun warna ini dikategorikan dark namun masih tergolong warna kecoklatan muda

  1. Cherry


Tampilan warna cherry juga termasuk kekuningan, mungkin yang masih awam dalam finishing sulit membedakan antara yellow ox dan cherry. Yang cukup mencolok perbedaan dari keduanya adalah cherry memiliki tampilan kekuningan yang lebih tua. Sehingga tampilan ini sangat cocok untuk kayu dengan dasar warna yang cerah.

  1. Brown


Tampilan natural kayu yang satu ini bisa dipastikan populer di berbagai furniture. Ya, warna brown merupakan warna yang bisa masuk ke tampilan warna kayu apapun baik terang seperti kayu jati atau bahkan warna kayu sonokeling.

  1. Light Brown


Tampilan natural kayu yang satu ini hampir sama dengan namun yang membedakan adalah light brown lebih terang dibandingkan brown. Tampilan ini juga sangat cocok digunakan untuk kayu jati

  1. Gardena teak


Jika Anda memiliki tampilan kursi taman yang terang maka tidak salahnya menerapkan tampilan gardena teak. Tampilan ini akan tampak makasimal jika dilanjutkan dengan pengaplikasian Biovarnish Clear Coat matte

  1. Walnut Brown


Warna walnut brown merupakan tampilan yang cukup umum dalam finishing. Sedangkan untuk warna, tampilan walnut brown lebih muda dari dark walnut. Sangat cocok diterapkan pada kayu walnut atau kayu jati

Tahapan Finishing Natural Kayu Menggunakan Biovarnish


Jika Anda sudah menentukan tampilan natural kayu sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda. Maka Anda bisa mengaplikasikan pada furniture yang akan Anda lapisi coating tersebut. Untuk penggunaan Biovarnish pada tahap finishing, Anda tidak perlu khawatir karena Biovarnish tersedia dalam berbagai produk finishing yakni Biovarnish Wood Filler, Biovarnish Liquid Stain, Biovarnish Sanding Sealer dan Biovarnish Clear Coat.

Berikut tahapan finishing menggunakan Biovarnish untuk mendapatkan tampilan natural kayu yang apik dan mengesankan:

  1. Biovarnish Wood Filler


Tahap finishing ini bisa dikatakan sebagai tahap dasar karena dilakukan sebelum pengaplikasian cat. Pada umumnya, filler kayu ini digunakan untuk menyamarkan cacat pada kayu atau menutup pori-pori kayu agar hasilnya lebih halus, rapi dan warna merata.

Caranya: Larutkan dengan air terlebih dahulu kemudian aduk hingga homogen. Setelah tercampur dengan baik, aplikasikan ke permukaan kayu yang diinginkan menggunakan pisau palet atau sejenisnya. Lalu diamkan di tempat yang teduh tanpa harus dikeringkan dibawah sinar matahari selama 20-30 menit. Jika sudah kering maka amplas permukaan kayu tersebut hingga serat kayu terlihat

  1. Biovarnish Liquid Stain


Pada tahap ini merupakan tahap coloring yang bertujuan memberikan tampilan warna yang sudah dipaparkan diatas. Anda bisa memilih tampilan warna yang sesuai dengan keinginan Anda.

Cara aplikasi: Larutkan air, aduk hingga homogen dan tidak meninggalkan endapan. Kemudian aplikasikan ke seluruh permukaan kayu dengan cara kuas atau semprot. Jika diaplikasikan secara merata, tunggu hingga kering kurang lebih 60 menit. Setelah kering sentuh, amplas permukaan kayu.

  1. Biovarnish Sanding Sealer


Pengaplikasian Biovarnish Sanding Sealer bertujuan untuk memperkuat coating sekaligus tampilan warna.

Caranya: Hampir sama dengan tahap Biovarnish Liquid Stain namun sangat disarankan untuk mengaplikasikan dengan cara semprot. Setelah diaplikasikan, diamkan selama 60 menit dan kemudian amplas ambang

  1. Biovarnish Clear Coat dan BioCide SPF


Pada tahap ini bertujuan untuk mempertajam tampilan sekaligus mengunci warna. Pada tahap ini juga bertujuan untuk memberikan kesan akhir finishing yakni matte atau gloss. Dan sedangkan BioCide SPF bertujuan untuk mencegah media finishing yang digunakan terserang kayu sehingga daya proteksi cat akan lebih optimal.

Caranya: Campurkan Biovarnish Clear Coat dan Biovarnish SPF dengan air kemudian aduk hingga tercampur dengan baik. Setelah tercampur sempurna, aplikasikan ke seluruh permukaan kayu searah dengan serat. Jika sudah, diamkan selama semalaman atau hingga kering agar tampilannya maksimal