FinishingTransparan Pada Furniture Kayu Solid Dengan Metode Wiping

  • By Biovarnish - 04 Oktober 2019 - 12:49:14

 

Berhadapan dengan furniture maka secara tidak langsung juga harus berhadapan langsung dengan finishing. Karena proses finishing ini sangat dibutuhkan oleh furniture untuk memperindah tampilan. Meskipun ada pula saat ini tren tentang furniture tanpa finishing. Namun tetap saja, furniture dengan polesan cat masih banyak diminati. Tampilan natural pada kayu memberikan kesan unik dan estetik dengan harga jual yang tinggi. Sehingga wajar saja jika furniture dengan polesan cat memiliki peminat yang tidak sedikit.

Meskipun furniture selalu mengalami pergantian tren namun polesan cat dengan tampilan natural kayu selalu tidak lepas dari tampilan furniture tersebut. Bisa dikatakan tampilan natural kayu adalah tampilan furniture sepanjang masa. Sebab, dengan tampilan natural kayu ini tetap menampilkan serat kayu pada furniture. Ini lah keunikan dari tampilan natural kayu yang tidak mencover seutuhnya dari serat kayu tersebut.

Untuk menciptakan tampilan natural kayu, hingga saat ini banyak menggunakan bahan finishing bernama plitur. Dahulu, plitur berupa serpihan-serpihan berwarna kuning keemasan yang merupakan serlak. Sedang saat ini, plitur yang lebih mudah diaplikasikan adalah plitur dengan bentuk liquid (larutan). Nah, jenis plitur ini lah yang biasanya banyak diaplikasikan dengan cara wiping atau dioles dengan kain.

Banyak industri kecil-sedang masih menggunakan metode ini karena dirasa mudah dan hemat. Sebab, dengan merode ini hanya cukup menggunakan kain katun untuk mengoleskan ke permukaan kayu.

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Finishing Dengan Metode Wiping


Sebagai aplikator tentu sudah memahami bagaimana karakter bahan finishing dan bahan baku yang digunakan. Dengan demikian, akan tahu apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan tampilan natural kayu yang baik. Namun, bagaimana jika dilakukan oleh seorang yang masih awam terhadap bidang finishing? Tentunya membutuhkan berbagai pengertian yang harus diperhatikan. Karena untuk mendapatkan hasil yang maksimal membutuhkan cara yang tepat.

Sebelum memasuki tahap finishing, sebaiknya Anda perhatikan kembali media yang digunakan yakni kayu. Untuk mempermudah proses finishing sebaiknya amplas halus agar permukaan kayu rata dan bersih. Selain itu, perhatikan setiap bagian kayu agar tidak terdapat lubang yang terbuka. Apabila terdapat bagian yang berlubang sebaiknya aplikasikan dempul sebelum proses finishing.

Wiping biasanya dilakukan setelah metode pencelupan namun juga bisa dilakukan setelah pewarnaan baik menggunakan kuas. Jadi, wiping disini bertujuan untuk mempertajam serat kayu dengan lapisan cat sedikit demi sedikit. Sedangkan untuk berapa kali harus melakukan pelapisan cat, tidak ada standar mengenai hal ini. Melainkan proses wiping ini hanya difokuskan terhadap tampilan yang dihasilkan.

Metode wiping ini akan terlihat hasilnya jika dilakukan dengan benar. Nah, untuk melap setiap permukaan kayu sebaiknya dilakukan searah dengan serat sehingga hasilnya tidak belepotan dan serat pun tampak lebih tajam. Hasil finishing terlihat baik juga sesuai media yang digunakan, apabila kayu yang digunakan memiliki serat yang halus maka hasilnya pun lebih cepat diselesaikan dan apik.

Proses finishing dengan metode wiping ini juga memberikan kemudahan bagi aplikator karena tidak membutuhkan alat dengan teknologi tinggi sebab hanya menggunakan kain saja. Selain itu, hasil akhirnya akan tampak lebih berkelas. Namun, apabila Anda sedangkan mengejar hasil kerja masal dengan tempo tertentu maka metode ini tidak lah cocok. Disisi lain, jika tidak teliti maka masih terdapat bagian sudut-sudut media yang belum terjangkau dan kadangpula hasilnya tidak rata. Hasil yang tidak rata ini biasanya disebabkan pula oleh kecakapan aplikator.

Bisakah Wiping Dengan Cat Water Based?


Plitur merupakan bahan finishing yang paling banyak digunakan oleh aplikator baik pada usaha kecil maupun menengah. Kebanyakan plitur yang digunakan adalah jenis plitur solvent based yang mana harus membutuhkan pelarut seperti thinner, methanol dan sejenisnya agar lebih mudah diaplikasikan terutama dengan metode wiping. Karena plitur yang banyak tersebar di pasaran adalah plitur solvent based maka perlu diperhatikan dari segi keamanan. Yakni keamanan saat aplikator karena pada umumnya plitur solvent based cukup membahayakan kesehatan.

Metode wiping menggunakan plitur biasanya kontak langsung dengan aplikator sehingga sangat memungkinkan terjadi berbagai masalah seperti iritasi, sesak nafas dan lain sebagainya. Maka dari itu, disarankan untuk menggunakan pelindung pribadi selama proses finishing ini seperti masker, sarung tangan dan lain-lain. Sebab, kontak langsung bahan kimia yang terkandung pada bahan finishing dalam jangka waktu yang panjang bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang serius. Bahkan tidak sedikit orang yang berkecimpung langsung dalam bidang finishing mengalami gangguan sistem syaraf, pernafasan, pencernaan hingga kanker.

Dengan perkembangan teknologi yang ada, kini telah ada bahan finishing yang jauh lebih aman meskipun kontak langsung dengan aplikator yakni cat water based. Sebaiknya pilih cat water based yang sudah dijamin keamanannya karena cat yang aman akan memberikan kenyamanan bagi aplikator. Salah satu cat water based yang sudah dijamin aman adalah Biovarnish. Sebab, Biovarnish merupakan cat yang menggunakan bahan dasar air dan sudah diformulasikan sesuai dengan standar keamanan regulasi internasional seperti US Enviromental Protection Agency dan ECHA-Reach, sehingga Biovarnish tidak mengandung bahan kimia berbahaya, sangat rendah VOC dan tidak beracun.

Lalu bagaimana proses wiping menggunakan cat water based? Biovarnish menawarkan proses finishing yang mudah yakni dengan 3 tahapan atau langsung. Untuk proses 3 tahapan biasanya diawali dengan Biovarnish wood filler kemudian proses pewarnaan dengan Biovarnish Wood Stain dan terakhir Biovarnish clear coat untuk hasil tampilan. Sedangkan untuk langsung, Biovarnish menawarkan cat yang menyerupai plitur yakni Biovarnish Liquid.

Biovarnish Liquid tersebut merupakan cat water based yang bisa langsung diaplikasikan. Dan untuk hasil yang maksimal, Anda bisa mengaplikasikan terlebih dahulu Biovarnish Sanding Sealer untuk memotong bulu-bulu halus pada permukaan kayu sehingga akan mempermudah proses finishing. Nah, jika menginginkan metode wiping maka disarankan untuk menggunakan Biovarnish Liquid. Meskipun sebenarnya penggunaan Biovarnish wood stain juga bisa dilakukan dengan metode ini namun Biovarnish wood stain memiliki tekstur yang lebih kental. Sehingga akan cukup membutuh pelarut agar cat tersebut bisa lebih encer ketika diaplikasikan.

Yang perlu diingat adalah sebelum melakukan proses finishing, sebaiknya amplas permukaan media yang digunakan agar mempermudah proses finishing selanjutnya. Selain pengamplasan mempermudah proses finishing, dengan media diamplas pun akan memberikan tampilan yang lebih tajam karena tampilannya yang lebih halus.

Pastikan untuk menggunakan produk yang aman dan ramah lingkungan seperti water based. Jika Anda saat ini masih menggunakan cat solvent based akan lebih menggunakan pelindung pribadi untuk menghindari berbagai dampak buruk bahan kimia yang terkandung dalam cat tersebut.

Penasaran dengan cat water based? Anda bisa menghubungi langsung kontak yang tertera di website ini untuk mendapatkan produk finishing ramah lingkungan maupun tanya-tanya mengenai proses finishing water based. Atau bisa mengunjungi langsung kantor Bio yang terletak di Yogyakarta, Cirebon dan Jepara.