Rawat Furniture Rotan Agar Lebih Bertahan Lama Dengan Cat Kayu Ini

  • By Biovarnish - 28 Oktober 2019 - 14:21:44

 

Furniture yang terbuat dari serat alam pada umumnya memiliki ketahanan yang kurang baik. Salah satu serat alam yang cukup riskan mengalami kerusakan adalah rotan. Tumbuhan ini memang banyak tumbuh di Indonesia bahkan rotan Indonesia menjadi salah satu serat alam yang diekspor ke berbagai negara. Ketahanan rotan memang tidak sebaik kayu maupun bambu sehingga memerlukan perawatan yang baik.

Rotan sebenarnya tidak hanya dibuat menjadi furniture saja melainkan juga sebagai kerajinan, tali ikat atau bahkan dikonsumsi. Namun, karena elastisitas dan keras dari rotan membuat rotan dimanfaatkan sebagai furniture seperti kursi, meja atau bahkan rak. Untuk menjaga permukaan luar rotan agar rotan tetap awet adalah dengan mengaplikasikan cat.

Jenis cat kayu yang sering digunakan untuk melapisi rotan diantaranya adalah plitur. Memang cat kayu yang satu ini sudah menjadi cat untuk semua kalangan karena aplikasinya yang mudah dan harganya yang terjangkau. Cat kayu ini sudah biasa digunakan oleh para pengrajin rotan, tidak hanya mampu melindungi permukaan rotan saja melainkan juga mempertajam tampilan rotan sebelumnya.

Seperti yang sudah diulas diatas bahwa rotan merupakan serat alam yang tidak cukup baik ketahannya sehingga membutuhkan perawatan. Memang rotan lebih rawan terhadap serangan serangga seperti kumbang bubuk, alhasil apabila sudah terserang kumbang bubuk akan mudah lapuk. Jika rotan sudah lapuk maka kemungkinan besar, furniture rotan tersebut tidak bisa dipergunakan lagi. Nah, karena ketahanannya yang kurang baik sehingga rotan biasanya tidak digunakan untuk furniture eksterior.

Apabila Anda membeli furniture rotan maka lakukan perawatan secara rutin. Tujuan perawatan tentunya agar furniture rotan tersebut bisa bertahan lebih lama. Berikut langkah-langkah perawatan furniture rotan yang bisa Anda lakukan secara rutin:

  • Hindari sinar matahari langsung sehingga rotan tidak akan mudah lapuk. Selain mudah lapuk, sinar matahari juga akan berpengaruh pada warna rotan yang akhirnya menjadi lebih mudah kusam

  • Rotan merupakan serat alam yang mudah menyerap kelembaban. Sehingga saat diletakkan di dalam rumah maka pastikan sirkulasi udara dalam ruangan bekerja dengan baik

  • Untuk merawat secara rutin, bersihkan permukaan rotan terutama bagian sela-sela rotan meenggunakan lap setengah basah. Nah, apabila Anda ragu dengan kandungan air untuk membersihkan rotan, Anda juga bisa menggantinya dengan poles kayu.

  • Apabila rotan terkena air sebaiknya segera lap bagian yang terkena air. Pastikan untuk permukaan rotan selalu kering


Perawatan rutin pada furniture rotan akan sangat membantu menjaga rotan bertahan lebih lama. Namun, apabila furniture rotan sudah terlanjur kusam akibat perawatannya yang kurang baik maka yang harus dilakukan adalah dengan pengecatan ulang. Sebab, jika rotan tidak dilapisi cat dengan baik maka membuat rotan mudah rusak akibat berbagai hal seperti suhu kelembaban ruangan dan serangga.

Refinishing Furniture Rotan Agar Tampilannya Kembali Seperti Baru


Masalah yang sering terjadi pada furniture rotan adalah bahannya yang cepat lapuk dan warnanya yang mengusam. Apabila didiamkan begitu saja, lapisan cat yang sebelumnya bertujuan sebagai pelindung tidak akan bekerja secara maksimal. Maka dari itu, fungsi cat sebagai pelapis furniture sangat lah penting agar rotan bisa terjaga dengan baik.

Plitur yang biasanya digunakan untuk furniture rotan biasanya adalah plitur yang menggunakan pelarut organik seperti thinner ataupun spiritus. Cat kayu ini sudah biasa digunakan oleh pengrajin karena tampilannya yang memuaskan. Sayangnya, cat kayu ini tidak disarankan untuk digunakan sebagai pelapis furniture bayi atau mainan anak-anak. Sebab, cat kayu yang menggunakan pelarut organik biasanya mengandung bahan kimia berbahaya dan kandungan VOC-nya yang tinggi.

Karena kandungannya yang berbahaya, penggunaan pelarut thinne ataupun spiritus juga cukup mengganggu bagi pernafasan karena baunya yang sangat menyengat hingga sebagian orang merasa pusing ketika mencium aroma dari cat tersebut. Maka dari itu, cat kayu tersebut tidak baik untuk finishing furniture bayi, mainan anak-anak ataupun furniture yang bersentuhan dengan makanan. Lalu adakah cat kayu yang lebih aman dari cat yang menggunakan pelarut organik?

Cat kayu dengan kandungan bahan yang aman biasanya memiliki kandungan VOC yang rendah sehingga tidak menyebabkan gangguan kesehatan dan kerusakan lingkungan. Cat tersebut berbeda dengan cat berbasis solvent yang harus menggunakan pelarut organik melainkan cat tersebut hanya menggunakan pelarut air atau juga dikenal dengan cat water based.

Cat water based memang dikenal sebagai cat yang aman dan ramah lingkungan karena tidak mengandung bahan kimia dan rendah VOC. Meskipun cat tersebut menggunakan pelarut air, namun cat berbasis air ini tidak akan menyebabkan permukaan rotan menjadi lembab justru rotan akan lebih terjaga dengan baik dan tampilan warnanya lebih maksimal.

Memang di Indonesia, cat water based belum terlalu banyak dijumpai sehingga penggunaannya pun masih langka. Meskipun demikian, perkembangan cat water based lebih cepat daripada cat berbasis konvensional. Nah, jika ingin menggunakan cat water based sebagai produk refinishing pada furniture rotan Anda, gunakan Biovarnish.

Biovarnish merupakan cat kayu yang cocok digunakan sebagai bahan finishing dengan tampilan natural transparan. Terbuat dari bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional seperti US Enviromental Protection Agency dan European Chemical Agency Reach. Jadi, Biovarnish merupakan cat water based dengan bahan-bahan yang aman dari bahan kimia berbahaya, sangat rendah VOC dan tidak beracun.

Untuk refinishing furniture rotan dengan tampilan natural transparan, berikut langkah-langkah refinishing menggunakan produk finishing Biovarnish:

  • Amplas permukaan rotan untuk menghilangkan sisa cat yang masih menempel.

  • Bersihkan sisa pengamplasan. Kemudian aplikasikan Biovarnish Sanding Sealer. Campurkan terlebih dahulu menggunakan air dengan perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian aduk hingga tercampur. Untuk hasil maksimal, semprot sanding sealer ke seluruh permukaan rotan. Kemudian diamkan selama 60 menit, amplas ambang permukaan rotan apabila sudah kering.

  • Aplikasikan Biovarnish Clear Coat, Anda bisa memilih tampilan matte atau gloss. Campurkan air terlebih dahulu kemudian aduk hingga tercampur. Lalu kuaskan/semprotkan ke seluruh permukaan rotan secara merata. Diamkan selama 30 menit untuk hasil kering sentuh, pada tahap ini Anda bisa mengulangi pengecatan apabila belum menemukan tampilan yang diinginkan. Apabila tampilan sudah sesuai dengan yang diinginkan, diamkan selama 24 jam.


Sangat disarankan untuk proses pengeringan dilakukan ditempat yang teduh atau dalam suhu ruangan sebab apabila dikeringkan dibawah sinar matahari maka hasilnya tidak akan optimal. Sehingga, hanya dengan Biovarnish maka proses finishing bisa dilakukan dalam waktu sehari tanpa harus bergantung pada cuaca saat pengeringan.

Untuk mendapatkan produk finishing yang aman dan ramah lingkungan ini, silahkan hubungi langsung kontak yang tertera pada website atau kunjungi langsung Bio Office Centre yang terletak di Yogyakarta, Jepara dan Cirebon. Pastikan untuk selalu menggunakan produk yang aman dan ramah lingkungan demi kesehatan dan lingkungan sekitar Anda.