Siapa Bilang Cat Water Based Ribet? Gunakan Cat Water Based Ini Saja

  • By Biovarnish - 15 Oktober 2019 - 16:25:43

 

Furniture indoor memang tidak akan habis peminatnya karena kebutuhan furniture ini sudah melekat pada kehidupan manusia saat ini. Bisa dikatakan bahwa furniture sudah menjadi salah satu gaya hidup dari masyarakat. Sehingga, furniture indoor selalu bertambah mengingat peminatnya yang selalu meningkat.

Siapa Bilang Cat Water Based Ribet? Gunakan Cat Water Based Ini Saja

Desain furniture indoor saat ini pun bermacam-macam, mulai dari yang klasik, minimalis, modern atau bahkan knockdown. Namun, jika dilihat dari segi tampilan furniture indoor hingga saat ini tampilan natural kayu tetap menjadi tampilan primadona bagi kalangan masyarakat pada umumnya. Sebagian besar masyarakat memilih tampilan natural kayu ini karena memiliki nilai seni yang cukup tinggi yakni serat yang dimiliki oleh setiap kayu.

Tampilan natural kayu merupakan tampilan warna yang menyerupai warna kayu atau bahkan memperkuat tampilan dasar kayu itu sendiri. Untuk mendapatkan tampilan natural kayu tetap membutuhkan proses finishing menggunakan cat karena cat kayu akan mempertajam tampilan tersebut sekaligus melindungi kayu agar tidak mudah rusak diakibatkan oleh gesekan maupun serangga dan jamur.

Hingga saat ini, cat kayu yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat adalah cat solvent based yang mana cat tersebut harus menggunakan bahan pelarut thinner maupun spiritus. Padahal, jenis cat kayu ini cukup membahayakan kesehatan karena kandungan bahan kimianya yang berbahaya serta kandungan VOC yang tinggi.

VOC (Vehicle Organic Compounds) merupakan senyawa organik yang membahayaka jika melebihi batas aman dan dampak buruknya adalah mampu menyebabkan melebarnya lapisan ozon. Dan dampak ini sudah mulai kita rasakan saat ini yakni meningkatkan suhu panas di bumi. Tidak hanya pada lingkungan saja, kandungan bahaya pada cat solvent based juga berdampak pada kesehatan dan dampak paling buruk adalah kanker.


bahaya cat kayu mengandung voc
bahaya cat mengandung VOC (Vehicle Organic Compounds)



Cat solvent based mungkin tampak mudah diaplikasikan namun nyatanya justru berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan. Sehingga wajar saja jika furniture yang selesai di finishing dengan cat solvent based tidak boleh dimasukkan ke dalam ruangan langsung melainkan harus didiamkan di luar ruangan untuk uap dari cat tersebut menghilang. Dan kelemahan lain dari cat solvent based adalah tingkat kilap yang cepat memudar seiring dengan waktu karena terjadinya penguapan.

Melihat latar cat kayu dengan kandungan yang berbahaya bagi kesehatan dan kerusakan lingkungan, kini hadir cat yang jauh lebih aman dan ramah lingkungan yaitu cat water based. Di Indonesia, hadirnya cat water based ini tergolong baru diketahui oleh masyarakat namun masih banyak pula masyarakat yang belum percaya dengan hasil dari cat water based. Disisi lain, masyarakat pada umumnya melihat dari harga cat water based yang jauh lebih mahal dari cat solvent based.

cat waterbased vs solvent based

Padahal jika dihitung kembali, baik cat solvent based maupun cat water based harganya pun sama sebab cat solvent based membutuhkan thinner sehingga tidak hanya membeli cat saja melainkan juga bahan pelarutnya yang terkadangkala jatuhnya justru lebih mahal. Berbeda dengan cat water based yang tidak harus membeli bahan pelarut karena hanya menggunakan air saja.

Bagaimana dengan cara aplikasikan cat water based? Apakah lebih rumit dari cat solvent based? Tidak. Cat water based justru mudah diaplikasikan karena mudah melekat pada permukaan media dan disisi lain cat ini tidak mudah memudar ketika terkena air. Meskipun menggunakan bahan dasar air, cat water based tidak akan menyebabkan kayu mudah lapuk justru sebaliknya cat tersebut akan lebih bertahan lama dan mampu melindungi kayu dengan baik.

Cat Water Based Terbaik Untuk Finishing Indoor Natural Kayu


Cat water based saat ini mulai mudah didapatkan di toko-toko cat maupun bangunan. Namun, merk cat water based belum sebanyak dari cat solvent based. Meskipun demikian, dalam memilih cat Anda harus lebih selektif dan hati-hati karena setiap cat kadangkala memiliki fitur yang berbeda. Lalu merk cat water based apakah yang baik untuk finishing natural kayu?

Biovarnish adalah cat water based dengan kualitas terbaik, baik dari fitur yang dimiliki, hasil yang ditampakkan maupun kandungan bahan yang terdapat dalam cat tersebut. Biovarnish ini merupakan cat yang terbuat dari water based acrylic yang sudah disesuaikan dengan standar keamanan regulasi internasional seperti US EPA dan ECHA Reach yang mana kedua regulasi tersebut merupakan sebagai rujukan tentang kandungan bahan kimia dan tingkat kandungan VOC pada produk finishing. Sehingga Biovarnish adalah cat kayu yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya, sangat rendah VOC dan tidak beracun.

Bagi Anda yang menginginkan proses finishing yang mudah namun hasil warnanya tampak tajam seperti halnya finishing pada perusahaan mebeling maka Biovarnish Liquid Stain adalah jawaban paling tepat. Cat water based yang satu ini sangat mudah diaplikasikan dan hasilnya pun sangat memuaskan.



Bahkan tidak hanya cocok untuk diy saja, Biovarnish Liquid Stain kadangkala juga menjadi altenatif para aplikator profesional untuk mendapatkan natural kayu yang cepat dan tampilan yang maksimal. Sedangkan untuk kebutuhan furniture indoor, Biovarnish memiliki fitur tahan air sehingga ketika tersentuh air pun cat tidak akan memudar.

Untuk proses finishing natural kayu menggunakan cat water based yang ramah lingkungan ini, adapun alat dan perlengkapan yang harus Anda persiapkan diantaranya:

  • Media (kayu solid, kayu olahan, rotan, bambu maupun substrat alam lainnya)

  • Varian Biovarnish (Biovarnish Liquid Stain, Biovarnish Wood Filler, Biovarnish Sanding Sealer dan Biovarnish Clear Coat)

  • Air

  • Kuas atau spray gun

  • Kertas amplas alumunium oxide (no. 240 dan no. 400)

  • Pisau pallet


Jika sudah mempersiapkan semua perlengkapan yang dibutuhan, berikut tahapan finishing cat water based Biovarnish yang bisa Anda lakukan:

  • Sebelumnya proses finishing, pastikan kayu kering, rata dan bersih. Jika masih terdapat beberapa noda dan terdapat beberapa bagian yang tidak rata sebaiknya amplas hingga noda hilang dan semua permukaan kayu rata

  • Bersihkan sisa amplas, kemudian aplikasikan Biovarnish wood filler. Aplikasikan ke seluruh permukaan kayu dengan tujuan untuk menutup pori-pori kayu menggunaka pisau pallet. Kemudian diamkan kurang lebih 20 menit, dan amplas menggunakan kertas amplas no. 240 apabila sudah kering.

  • Campurkan air pada larutan Biovarnish liquid stain dengan perbandingan 2 bahan : air kemudian aduk larutan tersebut hingga tercampur dan tidak meninggalkan endapan dibawahnya. Kuaskan dengan tekanan ringan agar tidak meninggalkan brus mark, atau Anda bisa melapisi kuas dengan kain. Diamkan di tempat yang teduh agar hasilnya maksimalselama 60 menit. Kemudian amplas ambang menggunakan kertas amplas no. 400.

  • Aplikasikan Biovarnish sanding sealer dengan tahapan yang sama dengan halnya Biovarnish liquid stain.

  • Aplikasikan Biovarnish clear coat dengan takaran bahan yang sama pada tahapan sebelumnya. Kemudian diamkan kurang lebih 30 menit untuk mendapatkan kering sentuh. Apabila tampilan yang diinginkan belum sesuai, aplikasikan kembali Biovarnish clear coat hingga mendapatkan tampilan yang Anda inginkan. Untuk hasil kering packaging atau siap pakai, diamkan selama 24 jam dalam suhu kamar.


Simak Juga :