Mengkilap Artistik Dengan Cat Warna Alami Kaligrafi Kayu Jati

  • By Biovarnish - 26 April 2020 - 07:10:42

 

Kerajinan kayu memang tidak pernah habis peminatnya, salah satunya adalah kerajinan kayu yang dibuat oleh pengrajin Indonesia. Segala bentuk, miniatur atau desain bisa dibuat dengan mudahnya oleh tangan terampil pengrajin tersebut. Bahkan kerajinan kayu asli Indonesia bisa dipasarkan hingga ke mancanegara. Desainnya yang unik dan berkelas seni tinggi membuat kerajinan kayu tersebut banyak diminati oleh buyer dari mancanegara.

Terlebih untuk mendukung nuansa Ramadhan nih, banyak pengrajin Indonesia yang juga ahli dalam mengkuir kayu membentuk sebuah ukiran ayat Al-Qur’an atau tulisan arab lainnya dan dikenal dengan kaligrafi. Biasanya untuk memberikan kesan tajam dan menarik, kaligragi diberi sentuhan tampilan mengkilap sehingga akan semakin berkelas. Sedangkan untuk tampilan warna yang diterapkan pada kaligrafi pun bermacam-macam, namun tampilan warna yang paling banyak diminati dan sering diterapkan oleh pengrajin kayu adalah tampilan transparan atau natural kayu.

Tampilan warna kayu tersebut akan mempertajam warna asli dari kayu sekaligus mempertajam serat kayu tersebut. Yang menjadi daya tarik ketika menggunakan kayu sebagai material kerajinan ataupun furniture adalah serat yang dimiliki kayu berbeda-beda sehingga nilai seni dihasilkan secara almi oleh kayu tersebut. Sehingga wajar saja apabila kerajinan menggunakan material kayu pada umumnya menggunakan tampilan transparan kayu.

Kayu yang memiliki kualitas terbaik terutama ketika digunakan untuk kerajinan adalah kayu jati. Bahkan kayu jati banyak digunakan untuk furniture eksterior karena memiliki ketahanan yang baik terhadap perubahan cuaca ataupun rayap. Sedangkan dari segi tampilan, kayu jati juga disorot banyak orang karena memiliki tampilan serat yang indah, halus dan rapi. Cat warna alami kaligrafi kayu jati yang bagus digunakan untuk memberikan kesan tajam adalah Biovarnish.

Mengenal Biovarnish Sebagai Cat Warna Alami Kaligrafi Kayu Jati


Apa sih keunggulan Biovarnish dengan cat kayu yang lain? Biovarnish merupakan salah satu cat kayu yang menggunakan bahan dasar air. Cat dengan bahan dasar ini masih dirasa langka di Indonesia sehingga masih banyak orang yang awam dengan jenis cat kayu ini. Yang banyak digunakan selama ini untuk finishing kayu adalah cat solvent based yakni cat kayu yang menggunakan pelarut organik seperti thinner atau spiritus. Salah satu jenis cat solvent based adalah plitur yang mana cat tersebut paling banyak digunakan dalam industri kerajinan. Bahkan cat kayu tersebut mudah untuk diaplikasikan sehingga bisa digunakan oleh siapa saja baik seorang pengrajin ataupun awam dalam bidang finishing.

Sayangnya, jika dilihat dari kesehatan ternyata cat solvent based cukup membahayakan bagi kesehatan karena kandungan kimia berbahaya di dalamnya. Karena kandungan bahan kimia yang membahayakan kesehatan tersebut banyak negara di dunia mulai melarang penggunaannya untuk furniture, perabotan, aksesoris dan lain sebagainya. Maka dari itu, sebagai alternatif pengganti cat solvent based kini telah diciptakan cat kayu yang jauh lebih ramah lingkungan yakni cat kayu berbahan dasar air.

Di Indonesia, keberadaan cat kayu ini belum sebanyak cat solvent based namun perkembangannya kini mulai meningkat seiring kesadaran masyarakat yang mulai meningkat akan bahayanya kandungan kimia yang terdapat pada cat tersebut. Memang sebaiknya untuk menggunakan cat kayu yang tidak membahayakan kesehatan demi Anda sendiri dan lingkungan sekitar Anda. Adanya cat water based ini juga bertujuan untuk mengurangi dampak buruk pada pemanasan global. Pasalnya, kandungan VOC yang notabene terkandung dalam cat dan tersebar di udara ternyata menyebabkan lapisan ozon semakin melebar. Tentu tidak baik terutama dalam kurun waktu yang panjang.

Biovarnish merupakan cat kayu berbahan dasar air yang diproduksi oleh produsen cat lokal dengan kualitas yang tidak kalah dengan cat kayu water based dari luar negeri. Bahkan bahan-bahan yang digunakan pada cat tersebut telah disesuaikan dengan standar regulasi ekamanan bahan kimia internasional yakni US Enviromental Protection Agency (EPA) dan European Chemical Agency (ECHA) Reach yang mana regulasi tersebut sebagai rujukan akan batas penggunaan bahan kimia tertentu dan kandungan VOC pada suatu produk termasuk cat. Sehingga cat kayu ini dipastikan tidak beracun dan aman digunakan bahkan untuk furniture bayi sekalipun.

Finishing Kaligrafi Menggunakan Biovarnish Series


Kaligrafi merupakan hiasan dinding yang banyak digunakan untuk interior atau dalam ruangan. Sehingga cat warna alami kaligrafi kayujati yang baik digunakan adalah cat water based yang notabene tidak mengeluarkan bau menyengat dan aman sehingga tidak membuat orang yang berdada di dalamnya merasa pusing atau mengalami masalah kesehatan lainnya.

Biovarnish menjadi pilihan tepat untuk mendapatkan tampilan transparan yang apik karena cat kayu ini memiliki transparansi warna yang kuat dan tajam. Sehingga saat pertama dioleskan saja sudah memberikan hasil warna yang tajam. Nah, Biovarnish juga cocok digunakan untuk finishing lainnya seperi furniture teras, furniture taman, furniture dapur, aksesoris kayu dan lain sebagainya. Bahkan, cat kayu ini dilengkapi dengan fitur tahan air dan tahan cuaca sehingga wajar saja apabila baik digunakan untuk finishing interior maupun eksterior.

Untuk mendapatkan kesan alami natural kayu, Anda bisa menggunakan varian produk Biovarnish sebab cat kayu ini menawarkan varian produk finishing yang lengkap mulai dari tahap basecoat, maincoat dan topcoat. Sehingga Anda tidak perlu bingung harus mencari produk cat water based untuk setiap tahapnya. Terlebih, Biovarnish memiliki 20 varian warna yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan seperti untuk kayu jati yang notabene bisa dipadukan dengan warna apapun.

Sedangkan untuk cara aplikasi, Biovarnish hampir sama dengan cat kayu lainnya. Menariknya adalah Biovarnish bisa diaplikasikan dengan metode finishing apapun karena cat kayu ini memiliki daya rekat film yang kuat. Ketika menggunakan metode kuas maka tarikan kuasnya pun ringan sedangkan ketika menggunakan metode finishing semprot maka daya sebarnya pun luas.

Berikut langkah-langkah finishing menggunakan Biovarnish untuk mendapatkan tampilan alami pada kaligrafi kayu jati:

  1. Pastikan kayu kering MC 12%, dan sebaiknya amplas terlebih dahulu permukaan kayu agar lebih halus dan rata. Untuk jenis kayu jati, Anda tidak perlu repot-repot karena hanya membutuhkan pengemplasan yang sedikit karena kayu tersebut notabene sudah memiliki serat yang halus.

  2. Unruk menutup pori-pori kayu dan menyemarkan cacat pada kayu yang disebabkan oleh retak, lubang dan sebagainya gunakan Biovarnish Wood Filler warna kayu jati. Campurkan air terlebih dahulu lalu aduk hingga merata. Setelah itu, aplikasikan ke permukaan kayu dan kemudian diamkan selama 20-30 menit. Jika sudah kering sentuh, amplas ambang menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 240

  3. Pada tahap ini sebagai tahap pewarnaan, Anda bisa memilih warna sesuai dengan yang diinginkan. Sebelumnya, larutkan terlebih dahulu cat dengan air kemudian aduk hingga tidak meninggalkan larutan yang mengendap. Setelah itu, aplikasikan dengan cara kuas ataupun semprot ke seluruh permukaan kayu terutama bagian sela-sela ukiran kaligrafi. Dan apabila sudah diaplikasikan secara merata lalu diamkan di tempat yang teduh tanpa dikeringkan langsung dibawah sinar matahari selama 60 menit. Jika sudah kering sentuh, amplas permukaan kayu menggunakan kertas amplas alumunium oxide no. 400

  4. Unruk mempertajam cat sebelumnya, aplikasikan Biovarnish Sanding Sealer. Lakukan langkah seperti pada tahap no. 3

  5. Sebagai tahap akhir, aplikasikan Biovarnish Clear Coat. Pada tahap ini, Anda bisa memilih tampilan akhir gloss atau matte. Nah, jika sudah dicampur air kemudian aplikasikan ke seluruh permukaan kayu tersebut secara merata. Agar hasilnya lebih optimal, diamkan selama semalaman.