Jenis Plitur Aman untuk Hiasan Kayu Agar Lebih Memukau
- By Biovarnish - 06 Mei 2020 - 10:43:43
Hiasan kayu bertujuan untuk menghias ruangan agar tampak lebih hidup. Untuk memberikan kesan menarik, kuasin aja pakai air dengan tampilan natural kayu.
Indonesia merupakan negara yang aktif dalam memproduksi furniture ataupun kerajinan kayu. Dari tangan pengrajin Indonesia sudah banyak diciptakan kerajinan kayu dengan aneka ragam bentuk, mulai dari miniatur bangunan, hiasan dinding, jam, dan masih banyak lagi.
Kayu yang digunakan pun tentu dipilih dari jenis kayu solid yang notabene kuat namun mudah dibentuk. Dan kayu solid yang digunakan pun beraneka macam tergantung dari kesulitan desain hingga tampilan yang diinginkan. Tentunya, dari hasil tangan pengrajin Indonesia ini bisa menjual kerajinannya dengan nilai komersial yang tinggi.
Hiasan kayu memiliki nilai jual tinggi bahkan berpotensi menembus pasar ekspor. Pengrajin kayu bisa memperoleh penghasilan 30-40 juta perbulannya. Namun tingkat persaingan yang ketat menuntut kreativitas serta perlu selaras dengan tren pasar.
Misalnya saja inovasi hiasan kayu dengan ukiran, atau memanfaatkan ranting dan akar tanaman kayu jati. Keindahan tampilan menjadi tolak ukur kualitas suatu hiasan kayu. Pengrajin bisa menghabiskan waktu berhari-hari, minggu, bahkan bulan untuk mengukir serta menghaluskan kayu.
Selain kualitas bentuk, penting juga memperhatikan proses finishing atau pewarnaan hiasan kayu. Hingga saat ini, tampilan yang sering diterapkan pada hiasan kayu maupun material kerajinan serat alam lainnya adalah tampilan natural kayu.
Tampilan ini memang paling mudah untuk diterapkan dan bahkan cara aplikasi cat kayu nya pun tergolong sederhana. Selain itu, menggunakan cat kayu seperti plitur jauh lebih hemat dibandingkan dengan cat kayu lainnya. Meskipun plitur dijual dengan harga yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan pengrajin, kualitas yang dihasilkan pun tidak boleh dianggap remeh.
Plitur dahulunya masih dalam bentuk serlak sehingga untuk melarutkannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun, saat ini jauh lebih sederhana sebab teksturnya yang liquid atau cair. Meskipun plitur tersebut sudah dalam bentuk liquid tetap saja membutuhkan pelarut guna menurunkan intensitas warna sehingga saat diaplikasikan warna tidak terlalu gelap dan kental.
Seiring perkembangan teknologi, kini telah muncul plitur yang aman untuk diaplikasikan. Ya, selama ini plitur kayu belum aman sebab mengandung bahan-bahan kimia berbahaya dan tinggi VOC jadi wajar saja jika bau yang ditimbulkan menyengat serta pernafasan pun tidak nyaman. Plitur kayu yang aman tersebut tidak menggunakan pelarut organik seperti thinner atau spiritus melainkan air sehingga dikenal dengan cat water based.
Biovarnish merupakan plitur kayu water based yang diproduksi oleh produsen cat lokal, Bioindustries. Kualitas dari plitur kayu water based lokal ini tidak kalah dengan cat water based dari luar negeri.
Sebab, Biovarnish diformulasikan dari bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional yakni US Environmental Protection Agency (EPA) dan European Chemical Agency (ECHA) Reach. Jadi, pembatasan bahan kimia seperti timbal dan bahkan kandungan VOC sangat ditekan sehingga aman untuk digunakan serta tidak menimbulkan dampak buruk pada lingkungan.
Biovarnish tidak hanya dapat diaplikasikan pada furniture maupun kerajinan interior saja melainkan juga bisa diterapkan pada keperluan eksterior sebab cat ini dilengkapi dengan fitur tahan air dan tahan cuaca. Bahkan elastisitas cat kayu ramah lingkungan ini sangat baik sehingga tidak mudah flaking atau retak karena teroksidasi. Disisi lain, Biovarnish dilengkapi fitur transparansi warna yang tajam sehingga saat diaplikasikan pertama kali pun sudah tampak hasilnya.
Berikut tahap finishing cat aman pada ragam hias kayu dengan Biovarnish:
Untuk pemesanan Biovarnish silahkan klik banner di bawah ini.

Indonesia merupakan negara yang aktif dalam memproduksi furniture ataupun kerajinan kayu. Dari tangan pengrajin Indonesia sudah banyak diciptakan kerajinan kayu dengan aneka ragam bentuk, mulai dari miniatur bangunan, hiasan dinding, jam, dan masih banyak lagi.
Kayu yang digunakan pun tentu dipilih dari jenis kayu solid yang notabene kuat namun mudah dibentuk. Dan kayu solid yang digunakan pun beraneka macam tergantung dari kesulitan desain hingga tampilan yang diinginkan. Tentunya, dari hasil tangan pengrajin Indonesia ini bisa menjual kerajinannya dengan nilai komersial yang tinggi.
Hiasan kayu memiliki nilai jual tinggi bahkan berpotensi menembus pasar ekspor. Pengrajin kayu bisa memperoleh penghasilan 30-40 juta perbulannya. Namun tingkat persaingan yang ketat menuntut kreativitas serta perlu selaras dengan tren pasar.
Misalnya saja inovasi hiasan kayu dengan ukiran, atau memanfaatkan ranting dan akar tanaman kayu jati. Keindahan tampilan menjadi tolak ukur kualitas suatu hiasan kayu. Pengrajin bisa menghabiskan waktu berhari-hari, minggu, bahkan bulan untuk mengukir serta menghaluskan kayu.
Selain kualitas bentuk, penting juga memperhatikan proses finishing atau pewarnaan hiasan kayu. Hingga saat ini, tampilan yang sering diterapkan pada hiasan kayu maupun material kerajinan serat alam lainnya adalah tampilan natural kayu.
Tampilan ini memang paling mudah untuk diterapkan dan bahkan cara aplikasi cat kayu nya pun tergolong sederhana. Selain itu, menggunakan cat kayu seperti plitur jauh lebih hemat dibandingkan dengan cat kayu lainnya. Meskipun plitur dijual dengan harga yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan pengrajin, kualitas yang dihasilkan pun tidak boleh dianggap remeh.
Baca juga : Cari Plitur Kayu untuk Finishing Kayu Pinus yang Aman Dan Ramah Lingkungan, Cek disini
Plitur dahulunya masih dalam bentuk serlak sehingga untuk melarutkannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun, saat ini jauh lebih sederhana sebab teksturnya yang liquid atau cair. Meskipun plitur tersebut sudah dalam bentuk liquid tetap saja membutuhkan pelarut guna menurunkan intensitas warna sehingga saat diaplikasikan warna tidak terlalu gelap dan kental.
Seiring perkembangan teknologi, kini telah muncul plitur yang aman untuk diaplikasikan. Ya, selama ini plitur kayu belum aman sebab mengandung bahan-bahan kimia berbahaya dan tinggi VOC jadi wajar saja jika bau yang ditimbulkan menyengat serta pernafasan pun tidak nyaman. Plitur kayu yang aman tersebut tidak menggunakan pelarut organik seperti thinner atau spiritus melainkan air sehingga dikenal dengan cat water based.
Simak Juga :
Aplikasi Plitur Aman pada Hiasan Kayu Menggunakan Biovarnish
Biovarnish merupakan plitur kayu water based yang diproduksi oleh produsen cat lokal, Bioindustries. Kualitas dari plitur kayu water based lokal ini tidak kalah dengan cat water based dari luar negeri.
Sebab, Biovarnish diformulasikan dari bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan standar regulasi keamanan bahan kimia internasional yakni US Environmental Protection Agency (EPA) dan European Chemical Agency (ECHA) Reach. Jadi, pembatasan bahan kimia seperti timbal dan bahkan kandungan VOC sangat ditekan sehingga aman untuk digunakan serta tidak menimbulkan dampak buruk pada lingkungan.
Biovarnish tidak hanya dapat diaplikasikan pada furniture maupun kerajinan interior saja melainkan juga bisa diterapkan pada keperluan eksterior sebab cat ini dilengkapi dengan fitur tahan air dan tahan cuaca. Bahkan elastisitas cat kayu ramah lingkungan ini sangat baik sehingga tidak mudah flaking atau retak karena teroksidasi. Disisi lain, Biovarnish dilengkapi fitur transparansi warna yang tajam sehingga saat diaplikasikan pertama kali pun sudah tampak hasilnya.
Berikut tahap finishing cat aman pada ragam hias kayu dengan Biovarnish:
- Amplas terlebih dahulu media finishing yang digunakan agar mempermudah cat kayu melekat dan hasilnya lebih halus. Gunakan kertas amplas dengan grit 180-240.
- Gunakan Biovarnish Wood Filler yang bertujuan untuk menutup pori-pori kayu ataupun menyamarkan cacat kayu. Pilih warna wood filler yang sesuai atau mendekati hasil yang diinginkan. Terdapat dua pilihan warna yaitu ramin dan jati. Tambahkan wood filler dengan sedikit air agar mempermudah aplikasi. Terapkan pada media kayu memakai scraper atau spatula.
- Aplikasikan Biovarnish Liquid Stain yang sebelumnya sudah dilarutkan dengan air ke seluruh permukaan kayu. Pengenceran tersebut memakai perbandingan 2 bahan : 1 air. Diamkan selama 60 menit di tempat yang teduh lalu amplas ambang apabila sudah kering. Pengamplasan ambang dilakukan secara hati-hati agar tidak mengikis warna.
- Gunakan Biovarnish Sanding Sealer untuk mempertajam coating, menutup pori, serta memperhalus media. Lakukan langkah finishing seperti halnya langkah no.3.
- Gunakan Biovarnish Clear Coat untuk memberikan kesan matte atau gloss. Campurkan Biovarnish Clear Coat dengan air perbandingan 1 : 1, tujuannya supaya tidak blocking atau lengket. Aplikasikan finishing ke seluruh permukaan kayu kemudian diamkan sampai kering sepenuhnya. Ulangi aplikasi sebanyak dua lapis untuk hasil optimal.
Untuk pemesanan Biovarnish silahkan klik banner di bawah ini.





